Karier Boateng, Hummels, dan Mueller di Timnas Jerman Berakhir

Kompas.com - 06/03/2019, 08:00 WIB
Ekspresi bek Jerman, Jonas Hector (kiri) dan Mats Hummels, seusai laga UEFA Nations League melawan Belanda di Stadion Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Belanda pada 13 Oktober 2018. AFP/ EMMANUEL DUNANDEkspresi bek Jerman, Jonas Hector (kiri) dan Mats Hummels, seusai laga UEFA Nations League melawan Belanda di Stadion Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Belanda pada 13 Oktober 2018.

 

KOMPAS.com - Karier Jerome Boateng, Mats Hummels, dan Thomas Mueller, bersama timnas Jerman dipastikan telah berakhir.

Kepastian tersebut didapat setelah pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, menyatakan bahwa tidak akan kembali memanggil tiga pemain itu.

Boateng dan Hummels memang menginjak usia 30 tahun, sedangkan Mueller berusia 29 tahun. Usia tersebut dinilai tidak lagi muda untuk seorang pesepak bola.

Oleh karena itu, Joachim Loew memilih menepikan mereka dan memberi kepercayaan kepada pemain-pemain muda Jerman.

"2019 adalah tahun yang menjadi awal baru untuk timnas Jerman. Kami ingin memberi mereka wajah baru dan saya yakin ini adalah langkah yang tepat," kata Loew, dilansir BBC, Rabu (6/3/2019).

"Pemain muda nasional akan memiliki ruang yang mereka butuhkan untuk berkembang secara penuh dan sekarang mereka harus mengambil tanggung jawab ini," ujar dia menambahkan.

Baca juga: Muller-Kroos Antarkan Jerman Menang atas Rep Ceko

Boateng, Hummels, dan Mueller sukses mengantarkan timnas Jerman meraih trofi juara Piala Dunia 2014.

Namun, trio Bayern Muenchen itu gagal mengantarkan Jerman lolos dari fase grup Piala Dunia 2018. Bukan hanya itu, Jerman juga terdegradasi dari UEFA Nations League.

Laga terakhir timnas Jerman yang diikuti Boateng, Hummels, dan Mueller adalah saat dikalahkan Belanda dengan skor 0-3 di UEFA Nations League, 13 Oktober lalu.

Perombakan skuad yang dilakukan Loew akan mulai diterapkan saat timnas Jerman menghadapi laga persahabatan melawan Serbia di Wolfsburg pada 20 Maret nanti. Ini menjadi uji coba Jerman sebelum berlaga di kualifikasi Euro 2020 di Belanda, empat hari setelahnya.

Baca juga: Hummels Anggap Jerman Tak Pantas Kalah Telak dari Belanda

Presiden Federasi Sepak Bola Jerman Reinhard Grindel pun tidak mempermasalahkan perubahan yang dilakukan Loew menjelang kualifikasi Euro 2020.

"Saya menerima fakta bahwa Jogi Loew sekarang membawa perubahan untuk tim nasional kami. Dimulainya kualifikasi Euro 2020 adalah saat yang tepat untuk perubahan personal," kata Grindel.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X