Real Madrid Takkan Lagi Memenangi Liga Champions untuk Selamanya...

Kompas.com - 06/03/2019, 07:00 WIB
Wasit Felix Brych mengeluarkan kartu kuning kepada Nacho Fernandez pada pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam di Stadion Santiago Bernabeu dalam babak 16 besar Liga Champions, 5 Maret 2019. AFP/GABRIEL BOUYSWasit Felix Brych mengeluarkan kartu kuning kepada Nacho Fernandez pada pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam di Stadion Santiago Bernabeu dalam babak 16 besar Liga Champions, 5 Maret 2019.

MADRID, KOMPAS.com - Ucapan frustrasi keluar dari mulut bek Real Madrid, Nacho Fernandez. Dia menilai timnya takkan lagi bisa memenangi Liga Champions, bahkan untuk selamanya. 

Hal itu dikatakan Nacho seusai pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam di Stadion Santiago Bernabeu pada babak 16 besar Liga Champions, Selasa (5/3/2019) atau Rabu dini hari WIB. Sang juara bertahan Liga Champions kalah 1-4 dan tersisih dengan agregat 3-5. 

"Kami takkan pernah memenangi Liga Champions untuk selamanya...," ucap Nacho seusai laga seperti dikutip dari situs web resmi UEFA. 

Baca juga: Hasil Liga Champions, Aksi Comeback Ajax Amsterdam Bikin Real Madrid Tersingkir

"Era kami sudah menuju garis akhir. Malam seperti ini pasti akan datang, cepat atau lambat," tuturnya melanjutkan. 

Pada laga Madrid vs Ajax, Nacho tampil sebagai starter menggantikan Sergio Ramos yang terkena sanksi larangan bertanding. Duetnya dengan Raphael Varane justru diobok-obok pemain tim tamu. 

Rasa frustrasi Nacho pun terlihat. Dia mendapatkan kartu merah dari wasit Felix Brych pada detik-detik akhir pertandingan. 

Baca juga: 5 Fakta Real Madrid Vs Ajax, Noda Hitam Juara Bertahan di Bernabeu

Kegagalan timnya di Liga Champions itu memang membuat frustrasi, tak hanya Nacho. Praktis, peluang pasukan Santiago Solari meraih gelar juara pada musim ini nyaris mustahil. 

Setelah pekan lalu tersingkir dari Copa del Rey oleh Barcelona, kali ini Madrid tersisih di Liga Champions. Dua gelar sudah dipastikan melayang. 

"Kami merasa sangat terpukul. Perasaan ini campur aduk," kata Nacho. 

"Tim ini tak terbiasa tersisih pada babak ini dan berada dalam status nyaris tanpa gelar. Setelah tersisih di Liga Champions dan Copa del Rey, gelar Liga Spanyol juga hampir mustahil diraih," tuturnya. 

Baca juga: Tersisih di Liga Champions, Real Madrid Bakal Tanpa Gelar Musim Ini

Tanpa memasukkan Piala Dunia Antarklub sebagai gelar mayor yang diincar, kans Nacho dkk untuk menjadi juara kini tinggal di La Liga Spanyol. Namun, itu pun sangat berat. 

Hingga pekan ke-26, mereka berada di posisi ke-3 dengan 48 poin, terpaut 12 angka dari Barcelona di puncak klasemen. Butuh kerja ekstrakeras bagi Madrid untuk mengatasi ketertinggalan. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X