Sergio Ramos Sengaja Kartu Kuning, Real Madrid Kena "Karma"

Kompas.com - 06/03/2019, 06:20 WIB
Sergio Ramos berlatih di Johan Cruyff Arena, 12 Februari 2019, jelang laga Ajax Amsterdam vs Real Madrid pada babak 16 besar Liga Champions, AFP/EMMANUEL DUNANDSergio Ramos berlatih di Johan Cruyff Arena, 12 Februari 2019, jelang laga Ajax Amsterdam vs Real Madrid pada babak 16 besar Liga Champions,

MADRID, KOMPAS.com -  Real Madrid tampaknya terkena "karma" lantaran kesombongan Sergio Ramos pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Ajax Amsterdam.

Tanpa Sergio Ramos di Stadion Santiago Bernabeu, Real Madrid kalah 1-4 dari Ajax Amsterdam, Selasa (5/3/2019) malam atau Rabu dini hari WIB. Hasil ini membuat sang juara bertahan tersisih lantaran kalah agregat 3-5. 

Baca juga: 5 Fakta Real Madrid Vs Ajax, Noda Hitam Juara Bertahan di Bernabeu

Kekalahan itu juga membuat Erik ten Hag puas bisa memenuhi harapannya. Pada jumpa pers jelang laga, Pelatih Ajax Amsterdam itu mengaku ingin membuat Ramos menyesal lantaran ucapannya seusai laga di Johan Cruyff Arena, 13 Februari lalu. 

Pada pertandingan itu, Real Madrid menang 2-1. Pada pengujung laga, Sergio Ramos melakukan pelanggaran yang tak perlu kepada Kasper Dolberg sehingga dipastikan absen pada laga di Stadion Santiago Bernabeu. 

"Tentu bohong apabila pelanggaran itu tidak disengaja," kata Ramos seusai pertandingan. 

"Bukan maksud saya meremehkan lawan atau menganggap duel ini sudah selesai. Namun, dalam sepak bola, kadang kita harus membuat putusan sulit," tuturnya melanjutkan. 

Baca juga: UEFA Selidiki Dugaan Sergio Ramos Sengaja Incar Kartu Kuning

Kesombongan Ramos itu mengundang sejumlah reaksi, termasuk sanksi dari UEFA. Sang pemain pun menyadari dan mencoba meluruskannya di media sosial. 

"Dalam laga tensi tinggi, Anda harus membuat putusan cepat dalam hitungan detik. Namun, saya tidak bermaksud sengaja untuk mendapatkan kartu itu," tulisnya di Twitter. 

Terlepas dari klarifikasi Ramos itu, kubu Ajax tampaknya sudah menaruh dendam kepada Real Madrid. Apalagi, mereka juga merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit lantaran gol Nicolas Tagliafico dianulir pada pertemuan pertama. 

Absennya Sergio Ramos justru melipatgandakan keyakinan Ajax, setidaknya hal itu terlihat dari ucapan pelatih Erik ten Hag. 

"Ketiadaan Ramos akan menjadi kerugian bagi Madrid. Mereka akan kehilangan bek terbaik dan pasti itu akan memengaruhi mental tim," ujar Ten Hag.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X