Kompas.com - 28/02/2019, 09:51 WIB
Konvoi tim nasional U-22 untuk merayakan gelar juara Piala AFF U-22, di Jakarta, Kamis (28/2/2019). Kompas.com/Alsadad RudiKonvoi tim nasional U-22 untuk merayakan gelar juara Piala AFF U-22, di Jakarta, Kamis (28/2/2019).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Konvoi tim nasional U-22 Indonesia terpantau sepi sambutan suporter. Konvoi digelar di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta, Kamis (28/2/2019) pagi.

Saking sepinya, perjalanan konvoi berjalan relatif lancar. Berangkat dari Hotel Sultan di kawasan Senayan sekitar pukul 08.10 WIB, iring-iringan kendaraan sudah tiba di Istana Kepresidenan sekitar pukul 09.16 WIB.

Baca juga: Juara Piala AFF U-22, 4 Pertanyaan untuk Marinus, Sang Top Scorer

Tak ada sama sekali kerumunan suporter dalam jumlah besar yang memenuhi jalanan. Namun saat memasuki deretan perkantoran pemerintah di Jalan Medan Merdeka Barat, ada massa berpakaian rapi yang sempat menyambut Osvaldo Haay dkk.

Konvoi timnas mengambil rute melintasi Jalan Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Asia Afrika, Pintu Satu, Sudirman, Thamrin, Merdeka Barat dan Juanda.

Sebagai pembanding, konvoi juara Persija Jakarta pada 15 Desember silam berlangsung sekitar tiga jam. Berangkat dari Plaza Barat SUGBK sekitar pukul 08.00 WIB, bus yang membawa Ismed Sofyan dkk baru tiba di Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 11.00 WIB.

Di sepanjang jalan, iring-iringan kendaraan konvoi Persija kerap terhenti karena padatnya suporter yang memenuhi jalanan. Konvoi Persija ketika itu berlangsung pada hari Sabtu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditemui sebelum konvoi, Sekretaris Jenderal Kemenpora, Gatot S Dewa Broto sempat menjelaskan alasan tak digelarnya konvoi pada akhir pekan. Menurut Gatot, para pemain timnas U-22 sudah harus memulai latihan untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23 akhir pekan nanti.

Baca juga: 5 Pemain Terbaik Piala AFF U-22 2019, 2 dari Indonesia

Sebelum itu, Gatot menyebut para pemain timnas tentunya harus menemui dulu sanak keluarga mereka.

"Kasihan kalau dipaksakan terus di Jakarta hanya untuk (menunggu) selebrasi. Mereka kan juga perlu menemui keluarga," ujar Gatot.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X