Sejak Dilatih Solskjaer, Paul Pogba Tidak Lagi Gonta-Ganti Gaya Rambut

Kompas.com - 22/02/2019, 22:32 WIB
Ashley Young dan Ander Herrera tampak gembira melihat gaya Paul Pogba merayakan golnya pada pertandingan Manchester United vs Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, 30 Desember 2018. AFP/PAUL ELLIS Ashley Young dan Ander Herrera tampak gembira melihat gaya Paul Pogba merayakan golnya pada pertandingan Manchester United vs Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, 30 Desember 2018.

KOMPAS.com - Legenda Manchester United, Eric Cantona, menyebut bahwa manajer interim Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, berhasil menghilangkan kebiasaan aneh Paul Pogba.

Menurut Cantona, Solskjaer tidak hanya berhasil mengeluarkan performa terbaik Pogba tapi juga membuat gelandang asal Perancis itu meninggalkan kebiasaan anehnya.

"Paul Pogba sangat hebat, sekarang. Ole menemukan posisi yang benar untuknya, ia punya visi yang hebat dan umpan yang akurat. Selain itu, bisa mencetak gol dan memberi assist," ucap Cantona, seperti dilansir BolaSport.com dari Daily Mail, Jumat (22/2/2019).

"Kemampuannya mengorganisasi permainan dan bertahan kepada Paddy Power. Setiap ia memegang bola juga sangat berbahaya," ujar dia lagi.

Selama ini, Pogba dikenal memiliki kebiasaan unik, yakni sering berganti gaya rambut. Sejak Manchester United ditukangi Solskjaer, Pogba tidak pernah lagi berganti gaya rambut.

"Sejak Ole tiba, Pogba tak pernah mengganti gaya rambut. Mungkin, ia membuatnya mengerti bahwa prioritasnya adalah bermain sepak bola," kata Cantona.

Baca juga: Resmi ke Juventus, Aaron Ramsey Dapat Gaji di Atas Paul Pogba

Eric Cantona lalu mengatakan: "Pertama, Anda harus baik di lapangan, kemudian Anda bisa melakukan sesuatu yang lain."

"Jika Anda kehilangan konsentrasi karena lebih memikirkan gaya rambut daripada sepak bola, itu bukan hal yang baik," tutur Cantona.

"Setelah mencetak gol dan memenangi sesuatu, mereka dapat berganti gaya rambut, itu tak masalah. Tetapi pertama konsentrasi, pikirkan tentang kemenangan dan sepak bola," tutur Cantona menambahkan.

Manchester United hanya menelan satu kekalahan dari 13 laga di semua kompetisi sejak dilatih Solskjaer.

Hal itu salah satunya dipengaruhi karena suasana hati Pogba berubah total di bawah asuhan pelatih asal Norwegia tersebut.

Setan Merah masih tertinggal jauh dari Manchester City dan Liverpool yang sedang berebut puncak klasemen sementara Liga Inggris hingga pekan ke-27.

Namun, pasca-ditangani Solskjaer, Manchester United berhasil melompati Arsenal dan Chelsea untuk menempati posisi keempat klasemen sementara yang merupakan zona kualifikasi menuju Liga Champions 2019-2020. (Henrikus Ezra Rahardi)




Close Ads X