Kompas.com - 22/02/2019, 19:00 WIB
Pesepak bola Indonesia Andik Vermansyah (tengah) menendang bola ketika dibayangi sejumlah pesepak bola Timor Leste dalam laga lanjutan Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama. Akbar Nugroho GumayPesepak bola Indonesia Andik Vermansyah (tengah) menendang bola ketika dibayangi sejumlah pesepak bola Timor Leste dalam laga lanjutan Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama.

KOMPAS.com - Madura United menjadi klub yang paling banyak belanja pemain demi mewujudkan target meraih gelar juara Liga 1 musim 2019. Sederet pemain bintang digaet klub berjulukan Laskar Sapeh Kerrab tersebut.

Mereka menggelontorkan dana besar untuk memboyong Andik Vermansah, Alberto Goncalves, Fandri Imbiri, Aleksandar Rakic, Marco Sandy Meraudje, Syahrian Abimanyu, Jaimerson Xavier, Muhammad Ridho dan Zulfiandi serta beberapa pemain lain.

Baca Juga: 3 Fakta Pemanggilan Pemain Timnas Indonesia pada Era Simon McMenemy

Di antara deretan pemain tersebut, Andik Vermansah berstatus yang termahal. Manajer Madura United, Haruna Soemitro, yang mengatakan hal tersebut meskipun dia enggan menyebutkan berapa nilai kontrak selama satu tahun untuk mantan pemain Persebaya Surabaya dan Selangor FA tersebut.

Namun dari data situs Transfermarkt, harga Andik "hanya" mencapai sekitar Rp 1,9 miliar. Jumlah tersebut kalah dari Jaimerson Xavier yang memiliki harga kontrak sebesar Rp 8,5 miliar. Bahkan, dalam situs tersebut nilai pasar Andik kalah dari Greg Nwokolo, Alberto Goncalves dan Zah Rahan.

Sebelum bergabung bersama Madura United, Andik bermain untuk klub papan atas Malaysia, Kedah FA. Dari pemberitaan Malaysia, harga kontrak Andik hampir menyentuh Rp 5 miliar.

Baca Juga: Andik Enggan Main Lawan Persebaya, Ini Kata Pelatihnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemain termahal Madura United siapa ya, hmm... Andik Vermansah," kata Haruna kepada BolaSport.com.

Lebih lanjut Haruna mengatakan bahwa Jaimerson Xavier harganya tidak mahal. Pernyataan itu terbalik dengan perkataan mantan Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade.

Saat itu, Gede Widiade mengatakan bahwa Jaimerson Xavier meminta kenaikan gaji bersama Persija Jakarta. Komunikasi yang dibangun kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat sehingga Jaimerson Xavier memilih bergabung ke Madura United.

"Jaimerson Xavier tidak mahal, Andik Vermansah yang masih mahal," kata Haruna. (Mochamad Hary Prasetya)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.