Kapten Tira Persikabo Terusik dengan Anggapan 3 Klub Tak Suap Wasit

Kompas.com - 21/02/2019, 21:22 WIB
Kapten Tira Persikabo Manahati Lestusen tanggapi anggapan hanya tiga klub yang bersih dari upaya penyuapan wasit.
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COMKapten Tira Persikabo Manahati Lestusen tanggapi anggapan hanya tiga klub yang bersih dari upaya penyuapan wasit.

BEKASI, KOMPAS.com - Kapten PS Tira Persikabo, Manahati Lestusen, mengaku terusik dengan anggapan yang dilontarkan Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Krishna Murti, dalam postingan Instagram.

Isi postingan itu ialah anggapan bahwa hanya ada tiga klub Liga 1 yang bersih dari upaya penyuapan terhadap wasit.

Tiga klub tersebut adalah PSM Makassar, Persipura Jayapura dan Persib Bandung. Krishna Murti menyebut tiga klub itu "pelit" memberikan sesuatu kepada wasit.

Krishna Murti mengaku mendapat informasi soal ketiga klub tersebut setelah mengorek informasi dari para wasit-wasit yang diperiksa Satgas Antimafia Bola.

Baca Juga : Krishna Murti Sebut Persib, PSM, dan Persipura Jadi Klub Bersih soal Main Mata dengan Wasit

Dengan menyebut tiga klub tersebut, 15 klub lainnya peserta Liga 1 terindikasi ikut bermain dalam praktik kotor ini.

Isu penyuapan wasit mencuat setelah acara talkshow Mata Najwa, Rabu (20/2/2019) yang mengungkapkan praktik-praktik kotor klub Liga 1 yang menghalalkan segala cara untuk memenangi pertandingan.

Najwa Shihab selaku host acara tersebut mendapatkan informasi ini dengan mewawancarai salah seorang perangkat pertandingan yang identitasnya dirahasiakan.

"Yang pasti kalau mereka sudah berbicara begitu, yang pasti kami (Tira Persikabo) dituduh salah satu tim yang tidak bersih. Tapi kalau seperti itu saya sendiri belum begitu percaya," kata Manahati Lestusen, Kamis (21/2/2019).

"Harusnya orang yang berbicara itu, kenapa mukanya tidak ditampakkan. Biar clear. Tidak ada tanda tanya besar, ini siapa yang bicara?" ujarnya tak puas.

Pemain yang merupakan generasi kedua program SAD di Uruguay tersebut pun mengaku sakit hati atas isu tersebut yang kini menimbulkan kecurigaan terhadap klub-klub yang dianggap tak bersih.

"Yang pasti sakit hati dituduh seperti itu. Pasti sakit hati," tutur pemain berusia 25 tahun itu. (Muhammad Robbani)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X