10 Fakta Menarik soal Piala Presiden 2019

Kompas.com - 20/02/2019, 16:00 WIB
Trofi Piala Presiden terbuat dari kayu jati Bojonegoro.Anju Christian / Kompas.com Trofi Piala Presiden terbuat dari kayu jati Bojonegoro.

Setiap tim yang berlaga di Piala Presiden 2019 akan mendapatkan biaya pertandingan atau match fee yang besarnya tergantung hasil laga.

Pada turnamen ini, setiap tim mendapatkan Rp125 juta jika memenangkan pertandingan, Rp75 juta jika kalah dan Rp100 juta kalau laga berakhir imbang.

Selain itu, dengan konsep lima tuan rumah pada fase grup, setiap tim yang berstatus tandang akan memperoleh subsidi transportasi sebesar Rp100 juta.

Sementara untuk tuan rumah diberikan subsidi Rp800 juta yang nantinya digunakan untuk menjamu tiga klub lainnya di babak grup.


7. Pemain Asing

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menyebut, regulasi pemain asing di Piala Presiden 2019 adalah tiga plus satu, sama seperti yang akan diterapkan di Liga 1 Indonesia tahun 2019.

Tiga plus satu artinya setiap tim berhak diperkuat tiga pemain yang berasal dari seluruh negara di dunia dan satu sisanya wajib dari Asia.

"Namun ini masih akan dirinci lagi dalam pertemuan manajer Piala Presiden yang rencananya diadakan pada Rabu, 27 Februari 2019," kata Ratu Tisha.


8. Perizinan

Terkait pemain asing, PSSI tidak ingin Piala Presiden diganggu permasalahan terkait perizinan tinggalnya di Indonesia.

PSSI pun menjalin koordinasi dan komunikasi dengan banyak pihak seperti Kementerian Ketenagakerjaan dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sampai menjelang tanggal 2 Maret 2019, di mana Piala Presiden 2019 akan dimulai, kami bekerja keras untuk menuntaskan semua yang terkait perizinan baik dengan kepolisian, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan lainnya agar seluruhnya berjalan sesuai dengan harapan," tutur Iwan Budianto.

Halaman:



Close Ads X