Korsel dan Korut Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama Olimpiade 2032

Kompas.com - 16/02/2019, 11:00 WIB
Defile kontingen Unified Korea saat Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Tim Korea Bersatu, gabungan dari Korea Selatan dan Korea Utara, sukses meraih medali emas pertamanya di Asian Games 2018 dan menjadi tonggak bersejarah bersatunya dua Korea di arena setelah tercerai-berai akibat perang yang meletus pada 1950-1953.INASGOC/TIM PELIPUT ASIAN GAMES Defile kontingen Unified Korea saat Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Tim Korea Bersatu, gabungan dari Korea Selatan dan Korea Utara, sukses meraih medali emas pertamanya di Asian Games 2018 dan menjadi tonggak bersejarah bersatunya dua Korea di arena setelah tercerai-berai akibat perang yang meletus pada 1950-1953.

KOMPAS.com - Korea Selatan dan Korea Utara mengajukan diri untuk ikut dalam pencalonan tuan rumah bersama Olimpiade 2032.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) melaporkan, duo Korea telah menyatakan keinginan mereka untuk menjadi tuan rumah Olimpiade bersama, meskipun proses pencalonan untuk tahun 2032 belum dimulai.

"Diskusi pada rapat kerja hari ini adalah satu langkah lebih lanjut yang menunjukkan bagaimana olahraga dapat memberikan kontribusi bagi perdamaian di Semenanjung Korea dan dunia," kata Presiden IOC Thomas Bach dikutip dari Marca, Jumat (15/2/2019).

"Oleh karena itu, kami menyambut hangat inisiatif bersejarah kedua Korea untuk mengajukan pencalonan bersama Korea untuk Olimpiade 2032," tuturnya.

Baca juga: Tim Korea Bersatu Naik Podium di Cabang Para-renang

Selain mengajukan niat maju dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032, dua Korea juga menyatakan ingin ikut dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan tim yang sama.

Cabang yang dipilih meliputi bola basket wanita, hoki wanita, tim campuran judo dan tiga nomor dayung untuk putra dan putri.

Kontingen Korsel dan Korut berbaris bersama saat pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeong Chang tahun 2018. Ketika itu mereka juga berlaga dalam satu tim di cabang hoki es wanita.

"Masih ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan pemerintah mereka tentang kemungkinan tambahan tim Korea Bersatu dalam olahraga lain," demikian bunyi keterangan tertulis IOC.

"IOC memberi tahu mereka bahwa permintaan itu akan dipertimbangkan jika dibuat sebelum kualifikasi Olimpiade dimulai," tulis keterangan tersebut.

Baca juga: Tak Ada Bendera Korea Bersatu, Penyerahan Medali Para-renang Ditunda




Close Ads X