Plt Ketum PSSI Joko Driyono Jadi Tersangka dan Dicekal ke Luar Negeri

Kompas.com - 15/02/2019, 22:06 WIB
Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjawab pertanyaan Kompas.com dalam wawancara eksklusif di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019). BOLASPORT.COM/DWI WIDIJATMIKO Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjawab pertanyaan Kompas.com dalam wawancara eksklusif di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Polisi Argo Yuwono membenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono telah ditetapkan sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor dan dicekal ke luar negeri.

Saat dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat (15/2/2019) malam, Argo mengatakan, penetapan status tersangka tersebut menyusul tim gabungan dari Satgas Antimafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya menggeledah apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna, Tower 9, Unit 18C dan gelar perkara pada Kamis (14/2/2019) malam.

Baca juga: Apartemen Joko Driyono Digeledah, Dokumen hingga Bukti Transfer Disita

"Kamis kemarin penetapan tersangka Pak Joko Driyono, setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara," ujar Argo yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya, dikutip dari Antara.

Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti baru demi memperdalam kasus pengaturan pertandingan (match fixing) di sepak bola Tanah Air yang dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Dalam penggeledahan tersebut, tim gabungan menyita sejumlah barang dan dokumen berupa sebuah laptop merek Apple warna silver beserta charger; sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger, dan dokumen-dokumen terkait pertandingan.

Kemudian, ada juga buku tabungan dan kartu kredit, uang tunai (tidak disebutkan nominalnya), empat buah bukti transfer (struk), tiga buah handphone warna hitam, enam buah handphone, satu bandel dokumen PSSI, dan satu buku catatan warna hitam.

Baca juga: Tim Ad Hoc Integritas PSSI Segera Bertemu Satgas Antimafia Bola

Selanjutnya, satu buku note kecil warna hitam, dua buah flash disk, satu bandel surat, dua lembar cek kuitansi, satu bandel dokumen, dan satu buah tablet merek Sony warna hitam.

Sebelum penggeledahan ini, Joko Driyono pernah diperiksa di Polda Metro Jaya pada 24 Januari 2019 lalu.

Adapun pencegahan keluar Indonesia terhadap Joko Driyono, lanjut Argo, telah dikirim ke pihak Imigrasi untuk dilakukan selama 20 hari ke depan.

"Ya benar, surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono yang dikirim ke Imigrasi hari ini Jumat 15 Februari 2019," tutur Argo.

Baca juga: Wawancara Eksklusif: Joko Driyono, Mau Ngapain di PSSI?

Penetapan ini terkait dengan laporan LP nomor 6990 tanggal 16 Desember 2018 oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, dalam kasus pengaturan skor dalam kasus pengaturan skor (match fixing) ini, polisi sudah menetapkan 11 orang tersangka, mulai pihak wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marcus/Kevin Tembus Final Denmark Open 2019 Usai Kalahkan Wakil Taiwan

Marcus/Kevin Tembus Final Denmark Open 2019 Usai Kalahkan Wakil Taiwan

Olahraga
Persipura Jayapura Vs Arema FC, Milomir Puji Kiprah Jacksen F Tiago

Persipura Jayapura Vs Arema FC, Milomir Puji Kiprah Jacksen F Tiago

Liga Indonesia
Juventus Vs Bologna, Mangkir Latihan, Mandzukic Berpeluang Hengkang

Juventus Vs Bologna, Mangkir Latihan, Mandzukic Berpeluang Hengkang

Liga Italia
VIDEO - MotoGP Jepang, Aksi 'Save of The Century?' Adik Marc Marquez

VIDEO - MotoGP Jepang, Aksi "Save of The Century?" Adik Marc Marquez

Olahraga
Denmark Open 2019, Praveen/Melati Ogah Sia-siakan Laga Final Besok

Denmark Open 2019, Praveen/Melati Ogah Sia-siakan Laga Final Besok

Olahraga
Link Live Streaming Tira Persikabo Vs Bhayangkara FC, Kickoff 18.30

Link Live Streaming Tira Persikabo Vs Bhayangkara FC, Kickoff 18.30

Liga Indonesia
Tak Jadi Ditunda, Laga PSM Makassar Vs Persija Jakarta Tetap Digelar

Tak Jadi Ditunda, Laga PSM Makassar Vs Persija Jakarta Tetap Digelar

Liga Indonesia
Link Live Streaming Eibar Vs Barcelona, Kickoff 18.00 WIB

Link Live Streaming Eibar Vs Barcelona, Kickoff 18.00 WIB

Liga Spanyol
Barito Putera Vs Perseru, Petrovic Sebut Penalti Runtuhkan Mental Pemain

Barito Putera Vs Perseru, Petrovic Sebut Penalti Runtuhkan Mental Pemain

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Persebaya, Febri Diharapkan Terus Asah Talentanya

Persib Bandung Vs Persebaya, Febri Diharapkan Terus Asah Talentanya

Liga Indonesia
Hasil Denmark Open 2019, Praveen/Melati Melaju ke Partai Puncak

Hasil Denmark Open 2019, Praveen/Melati Melaju ke Partai Puncak

Olahraga
Messi Tak Mau Diikat Kontrak Seumur Hidup oleh Barcelona

Messi Tak Mau Diikat Kontrak Seumur Hidup oleh Barcelona

Liga Spanyol
Ballon d'Or Akan Jatuh ke Pemain Liverpool, tetapi Bukan Van Dijk

Ballon d'Or Akan Jatuh ke Pemain Liverpool, tetapi Bukan Van Dijk

Liga Inggris
Nyeri Tak Tertahankan di Kaki, Batistuta Sempat Ingin Diamputasi

Nyeri Tak Tertahankan di Kaki, Batistuta Sempat Ingin Diamputasi

Liga Italia
2 Klub Liga 1 Ajukan Banding soal Status Lisensi AFC

2 Klub Liga 1 Ajukan Banding soal Status Lisensi AFC

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X