Alasan Bakayoko Pilih AC Milan daripada Bertahan di Chelsea

Kompas.com - 15/02/2019, 21:18 WIB
Gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko, beraksi dalam laga Grup F Liga Europa melawan Real Betis.
TWITTER.COM/ACMILAN Gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko, beraksi dalam laga Grup F Liga Europa melawan Real Betis.

MILAN, KOMPAS.com - Gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko, mengungkapkan pilihannya untuk meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan tim yang memiliki julukan I Rossoneri.

Gelandang Perancis, Tiemoue Bakayoko, menjadi salah satu kekuatan baru AC Milan di lini tengah.

Setelah sempat dicap transfer gagal Milan musim ini, Bakayoko bertransformasi menjadi gelandang bertahan penuh energi dengan membawa Milan ke posisi empat besar Liga Italia Serie A.

Karier Bakayoko memang menempuh jalan terjal seusai ia angkat kaki dari AS Monaco, klub yang membesarkan namanya.

Baca Juga: Pencopotan Ban Kapten Berpengaruh ke Negosiasi Kontrak Mauro Icardi?

Memilih membela Chelsea pada musim 2017-2018 usai membawa Monaco juara Liga Prancis, Bakayoko justru gagal mengulang performanya bersama klub London tersebut.

Performanya anjlok di bawah asuhan Antonio Conte dan saat Chelsea di bawah kendali Maurizio Sarri, Bakayoko dipinjamkan ke AC Milan pada awal musim 2018-2019.

Bakayoko mengaku ia memutuskan dengan cepat saat tawaran dari Milan datang karena situasinya di Chelsea memburuk, di mana ia merasa tak dibutuhkan lagi.

"Saya meninggalkan Chelsea karena saya merasa klub tidak menginginkan saya lagi. Tentu saja saya meminta maaf. Saya di sana setahun, tetapi tidak sesuai ekspektasi," ucap Bakayoko dikutip BolaSport dari situs Prancis, Bro Stories.

"Ada kalanya keputusan mudah dan sulit muncul bersamaan untuk diambil karena Chelsea adalah Chelsea dan saya tidak berpikir saya sudah menunjukkan kemampuan saya, jadi tidak memuaskan. Keputusan itu mudah karena saya tidak berpikir pelatih akan bergantung pada saya dan Milan sulit untuk ditolak," ujarnya.

Baca Juga: Kiat-kiat Bernardo Silva Miliki Nafas Terpanjang di Liga Inggris

Lebih lanjut, Bakayoko pun menikmati bermain di bawah asuhan Gennaro Gattuso.

"Semuanya berjalan baik seperti biasa. Tidak mudah untuk bangkit dan mungkin untuk pertama kalinya karier saya begitu amat sulit. Klub tidak menginginkan Anda untuk musim yang masih berjalan. Tak muda, tetapi saya harus tetap menjalani masa-masa seperti ini," katanya.

"Itu membantu saya mengatasi masalah dari pengalaman yang sekarang saya dapat. Sekarang saya siap menatap momen-momen sulit, saya pikir saya sudah bersiap lebih baik," ujarnya. (Dimas Wahyu Indrajaya)




Close Ads X