Marko Simic Terancam Sanksi dari Persija Sekalipun Tidak Bersalah

Kompas.com - 13/02/2019, 20:08 WIB
Selebrasi penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, seusai mencetak gol ke gawang Home United pada laga kualifikasi pertama Liga Champions Asia 2019 di Stadion Jalan Besar, Selasa (5/2/2019).Dok. Persija Jakarta Selebrasi penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, seusai mencetak gol ke gawang Home United pada laga kualifikasi pertama Liga Champions Asia 2019 di Stadion Jalan Besar, Selasa (5/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Persija Jakarta Ferry Paulus mengatakan, Marko Simic harus tinggal di Australia setidak-tidaknya hingga 9 April 2019 untuk menjalani persidangan. Ferry pun menyatakan pihaknya akan memberikan teguran atau sanksi sekalipun Simic dinyatakan tidak bersalah. 

"Informasinya, Simic tidak dapat keluar dari Australia sampai 9 April 2019," ujar Ferry kepada pewarta di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Dia pun memastikan Persija selalu memberikan dukungan kepada Simic, pencetak gol terbanyak klub ketika menjuarai Liga 1 Indonesia tahun 2018, terutama yang terkait perlindungan hukum dengan turut membantu Simic mencari pengacara yang kredibel untuk kasus tersebut. 

Baca juga: Pesan Sang Ayah yang Bikin Ratu Tisha Berani di Sepak Bola Indonesia

Marko Simic dibawa ke kantor polisi pada Minggu (10/2/2019), setelah Polisi Federal Australia (AFP) di Bandara Sydney menangkapnya atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang perempuan dalam pesawat dari Bali menuju Sydney, Australia.

Pemain berusia 31 tahun itu kemudian dilepaskan dengan jaminan dan telah menjalani persidangan di Pengadilan Lokal Downing Centre, Sydney, Selasa (12/2/2019), beberapa jam sebelum dirinya menjalani pertandingan kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019 menghadapi Newcastle Jets.

Simic kemudian tampil dalam laga yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Newcastle itu.

Meski mengakui klubnya dirugikan dari sisi kredibilitas setelah adanya kasus tersebut, Ferry Paulus menekankan bahwa pihaknya tetap menerapkan asas praduga tak bersalah terhadap Simic. 

"Kalau memang dia divonis tidak bersalah, kami akan sampaikan teguran atau sanksi. Namun kalau ternyata ini menjadi masalah yang panjang dan ada hukuman dalam rentang waktu tertentu, kami di internal akan melihat lagi tindakan apa yang harus kami ambil," tutur Ferry.

Dengan berada di Australia setidak-tidaknya sampai 9 April 2019, artinya Marko Simic akan melewatkan hampir seluruh pertandingan Persija di turnamen pramusim Piala Presiden 2019 yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 Maret hingga, rencananya, 13 April 2019.

Baca juga: Para Pelatih Timnas Dituntut Jadi Orang Kantoran

Selain itu, dia juga akan absen dari tiga pertandingan pertama klub berjuluk Macan Kemayoran di Piala AFC 2019. 

Akan tetapi, manajer Persija Marsekal Pertama TNI Ardhi Tjahjoko menegaskan bahwa persiapan dan kondisi timnya tidak terganggu dengan absennya Simic.

"Semuanya berjalan normal," ujar Ardhi. 




Close Ads X