Fictor Roring Pertanyakan Alasan IBL Tolak Ukur Ulang Kendal Yancy

Kompas.com - 13/02/2019, 06:17 WIB
Pelatih tim basket putra Indonesia, Fictor Roring, saat berbicara di area mixed zone Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018) malam. KOMPAS.com/NUGYASA LAKSAMANAPelatih tim basket putra Indonesia, Fictor Roring, saat berbicara di area mixed zone Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Pelita Jaya Basketball, Fictor Gideon Roring, mempertanyakan alasan Indonesian Basketball League (IBL) yang menolak mengukur ulang tinggi badan pemain asing Stapac Jakarta, Kendal Yancy.

Direktur IBL, Hasan Gozali, menolak permintaan Pelita Jaya karena meyakini tinggi Kendal Yancy memang benar-benar 188 cm, sesuai dengan pemeriksaan fisik di Rumah Sakit Royal Progress pada Desember 2018 yang dianggapnya sudah valid.

Penolakan tersebut dikatakan oleh Hasan saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat pada Selasa (12/2/2019) malam.

Baca juga: IBL Tolak Permintaan Pelita Jaya untuk Ukur Tinggi Badan Kendal Yancy

Fictor pun mempertanyakan penolakan IBL. Dia merasa permintaan pengukuran ulang tinggi badan Yancy bukanlah hal yang berat untuk dilaksanakan demi mendapatkan fakta sesungguhnya.

"Permintaan kami sederhana sekali. Okelah, mereka boleh menyebut data RS Royal sudah valid. Namun, apakah mungkin data itu tidak ada kesalahan? Kan bisa saja ada kesalahan," ujar Ito, sapaan akrab Fictor Roring, kepada Kompas.com pada Selasa (12/2/2019).

"Kalau memang IBL merasa benar (bahwa tinggi badan Yancy adalah 188 cm), kenapa takut melakukan pengukuran ulang? Enggak ada ruginya kok. Toh ukur badan paling 1 menit juga kelar," ucapnya.

Pemain asing Stapac Jakarta, Kendal Yancy (depan), saat tampil dalam laga IBL Pertamax 2018-2019.IBL Pemain asing Stapac Jakarta, Kendal Yancy (depan), saat tampil dalam laga IBL Pertamax 2018-2019.

Berdasarkan pengamatan Ito, Yancy dinilai memiliki tinggi badan di atas 188 cm yang merupakan batas maksimal dalam aturan pemain asing IBL.

Eks pelatih Satria Muda itu pernah melihat secara kasatmata bahwa Yancy tampak lebih tinggi dari pemain lokal Pelita Jaya, Amin Prihantono, yang mempunyai postur 188 cm.

Selain itu, Ito juga pernah mendiskusikan soal tinggi badan Yancy dengan beberapa orang dari klub IBL lainnya.

Baca juga: IBL Klaim Pemeriksaan Fisik Pemain Asing Sudah Sesuai Aturan

"Seharusnya mereka (IBL) kan bisa melihat juga karena omongan ini (soal tinggi badan Kendal Yancy) sudah jadi obrolan off the court," ucap Ito.

"Kami sudah obrolkan ini dengan beberapa tim lain, kok. Memang, tidak ada klub lain yang mempertanyakan tinggi badan Yancy secara resmi seperti Pelita Jata. Namun, toh enggak ada salahnya kan kalau kami mempertanyakan?" tutur dia.

Saat artikel ini ditulis, pihak Pelita Jaya mengaku belum menerima surat penolakan resmi dari IBL terkait permintaan pengukuran ulang tinggi badan Yancy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X