Kompas.com - 12/02/2019, 20:36 WIB
Ekspresi Sekjen PSSI, Ratu Tisha, dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (12/2/2019). KOMPAS.COM/FERRIL DENNYSEkspresi Sekjen PSSI, Ratu Tisha, dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (12/2/2019).
|

KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membuat kebijakan baru bagi para pelatih tim nasional Indonesia di setiap jenjang umur. PSSI mewajibkan para pelatih timnas untuk berkantor di PSSI bila tidak ada kegiatan pemusatan latihan timnas.

Hal tersebut disampaikan Sekjen PSSI, Ratu Tisha, dalam sesi wawancara eksklusif dengan Kompas.com dan BolaSport.com pada Selasa (12/2/2019) sore.

"Aturan ini berlaku sejak Januari 2019. Mereka harus berkantor apabila tim yang dipengangnya tidak menggelar pemusatan latihan," kata Tisha.

Para pelatih tersebut tidak hanya berkantor saja. Namun, ada pengembangan kemampuan di balik kebijakan PSSI meminta pelatih untuk "ngantor". Mereka bersama Departemen Teknik PSSI memantau pemain melalui video pertandingan.

"Video pertandingan dari youth competition programe sampai Liga 1 dan Liga 2. Mereka kemudian membahas bersama soal pertandingan tersebut. Pemantauan pemain juga jadi lebih intensif," tutur Tisha.

Baca juga: Wawancara Eksklusif: Joko Driyono, Mau Ngapain di PSSI?

Tisha menjelaskan bahwa bukan para pelatih saja yang harus berkantor. Namun, staf kepelatihan seperti tim medis dan analis data statistik juga harus berkantor di PSSI setiap hari.

"Tim medis juga datang ke PSSI untuk membahas edukasi untuk klub-klub Liga 1. Soalnya, sertifikasi untuk tim medis Liga 1 harus sesuai standarnya," ujar Tisha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.