PSSI Tegaskan Piala Presiden 2019 Bebas Intervensi

Kompas.com - 12/02/2019, 19:56 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyerahkan piala kepada pemain Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kedua kiri) dan Ismed Sofyan (tengah) usai laga final Piala Presiden melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija berhasil menjadi juara setelah menang dengan skor 3-0.ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyerahkan piala kepada pemain Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kedua kiri) dan Ismed Sofyan (tengah) usai laga final Piala Presiden melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija berhasil menjadi juara setelah menang dengan skor 3-0.

KOMPAS.com - PSSI menegaskan bahwa Piala Presiden 2019 sudah sesuai dengan perencanaan matang dan konsep awal. Penyataan PSSI ini sekaligus membantah tudingan even Piala Presiden penuh dengan intervensi. 

Rencananya, Piala Presiden yang diikuti 20 peserta bakal berlangsung mulai 2 Maret 2019. “Pekan depan mulai proses siapa saja lima tuan rumah ini dan proses pengundian grup,” tutur Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto.

Iwan Budianto menjelaskan, Piala Presiden 2019 akan diikuti tim Liga 1. Agenda ini sebagai pemantapan sekaligus pengisi kekosongan kompetisi sebelum Liga 1 bergulir.

Baca juga: Wawancara Eksklusif Simon McMenemy, Cahaya Harapan Timnas Indonesia

Iwan Menambahkan, Piala Presiden dari awal penyelenggaraan sebagai ajang pramusim.

“Sejak terbentuk pada dua atau tiga tahun lalu Piala Presiden memang dipersiapkan sebagai ajang pramusim. Tidak mungkin dimainkan di tengah musim, bukan masalahnya dipaksakan, pra musim memang harus dilaksanakan sebelum musim ini dimulai,” papar Iwan Budianto. 




Close Ads X