Liga Champions Asia, Pengacara Pastikan Simic Bela Persija Lawan Newcastle Jets

Kompas.com - 12/02/2019, 13:57 WIB
Penyerang Persija Jakarta, Marco Simic, ketika menjalani persidangan di Australia.9NEWS Penyerang Persija Jakarta, Marco Simic, ketika menjalani persidangan di Australia.

KOMPAS.com - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, dikabarkan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita ketika dalam perjalanan dari Bali menuju Australia. Pemain asal Kroasia ini pun terancam tak bisa membela tim ketika melawan Newcastle Jets, Selasa (12/2/2019).

Namun pengacara Simic memastikan kliennya bisa memperkuat Persija dalam pertandingan kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019 di Stadion McDonald Jones, Australia. Simic juga sudah menjalani persidangan pertama.

Baca Juga : Ini Tiga Nama Calon Asisten Pelatih Simon McMenemy di Timnas Indonesia

Menurut laporan media Australia, Sydney Morning Herald, Simic memegang seorang wanita yang duduk di sebelahnya saat berada di dalam pesawat. Wanita tersebut melaporkan ke pihak berwajib di bandara ketika tiba di Australia.

Alhasil, Simic langsung ditangkap dan dibawa ke kantor polisi Teluk Botany untuk diperiksa. Simic akhirnya dibebaskan, namun paspor penyerang berusia 31 tahun tersebut ditahan.

Menurut laporan, Simic sudah menjalankan persidangan pertama pada Selasa (12/2/2019) waktu Australia atau beberapa jam sebelum pertandingan dimulai. Setelah itu, Simic langsung bergabung dengan kubu Persija untuk melakukan persiapan menghadapi Newcastle Jets.

Baca Juga: Media Australia Klaim Simic Lakukan Pelecehan Seksual

"Klien saya adalah pesepak bola profesional. Hari ini dia akan bermain melawan Newcastle Jets," kata pengacara Simic, Robert Haralovic, dikutip BolaSport.com dari Sydney Morning Herald.

"Dia tiba di Sydney pada hari Minggu, dia ada di sini bersama Persija Jakarta," ucap Robert Haralovic menambahkan.

Simic dijadwalkan akan kembali menjalankan persidangan pada 9 April 2019. Kabarnya, Simic harus tetap berada di Australia sampai persidangan tersebut dilakukan.

"Dia datang dengan visa terbatas, ini adalah kali pertama dia datang ke Australia. Dia adalah pria berkebangsaan Kroasia," kata Robert Haralovic. (Mochamad Hary Prasetya)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X