Piala Indonesia, Ini Alasan Persiwa Putuskan Datang ke Bandung

Kompas.com - 10/02/2019, 20:00 WIB
Pelatih Persiwa Wamena Winaryo (tengah) saat hadir dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra Persib di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (10/2/2019).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Pelatih Persiwa Wamena Winaryo (tengah) saat hadir dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra Persib di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (10/2/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim Persiwa Wamena akhirnya datang ke Bandung. Mereka akan melakoni laga leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2018 menghadapi tuan rumah Persib Bandung, Senin (11/2/2019).

Sebelumnya, tim berjulukan Kasuari Hijau itu sempat menolak datang ke Bandung. Ini dilakukan lantaran pemunduran jadwal yang sedianya dihelat 4 Februari.

Pelatih Persiwa, Winaryo, mengungkapkan bahwa pertimbangan untuk datang ke Bandung didasari instruksi manajer klub.

Baca Juga: Persib Krisis Lini Belakang, Bojan Malisic Cuek

"Sebetulnya kalau saya tidak masalah, tapi ada instruksi dari manajer mengenai pertimbangan regulasi," ucap Winaryo di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (10/2/2019).

Selain itu, banyak desakan suporter Persib (bobotoh) yang ingin laga tetap digelar jadi alasan lain Persiwa bertekad menuntaskan laga tersebut.

"Terus banyak bobotoh juga yang masuk ke Instagram saya untuk datang ke Bandung menjalani pertandingan," ucapnya.

"Akhirnya setelah ditunggu-tunggu sepakat untuk datang dan berangkat ke Bandung karena kami juga menghargai PSSI yang sudah menetapkan pertandingan. Kami respect," lanjut Winaryo.

Baca Juga: Persib Bandung Tak Mau Buru-Buru Tentukan Nasib Kunihiro Yamashita

Winaryo pun mengapresiasi keinginan bobotoh yang ingin laga tersebut tetap dilaksanakan. Menurutnya, hal itu membuktikan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola Tanah Air.

"Terima kasih pada masyarakat Bandung yang sudah merindukan sepak bola. Pertama kami dari Persiwa berusaha bermain sebaik mungkin karena saya kira siapa yang tidak tahu Bandung apalagi kami bermain di Bandung. Jadi Persib dengan dukungan penuh dari bobotoh saya kira hanya itu yang menjadikan kami harus waspada," paparnya.

Siap adu penalti

Laga esok nanti akan jadi partai hidup mati bagi kedua tim sebab pada leg pertama kedua tim bermain imbang tanpa gol. Winaryo telah mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi segala kemungkinan, termasuk adu penalti.

"Itu sudah pasti, karena kalau dilihat dari materi antara Persiwa dan Persib tentunya ada bedanya. Pasti Persib ada di atas, kami siapkan pengeksekusi seandainya terjadi adu penalti," tuturnya.

Mengevaluasi hasil leg pertama, Winaryo mengaku bakal mengubah skema bermain untuk memberikan penyegaran di tiap lini.

"Karena kami masih punya kesempatan yang sama untuk lolos. Kemarin kami banyak defend kali ini kami harus memikirkan bagaimana mencetak gol," paparnya.

"Target kami pengen lolos ke babak berikutnya, tapi kami harus menghitung karena lawan kami jauh di atas. Jadi kami persiapkan jika ada penalti, maka kami harus bisa maksimalkan," ungkapnya.



Close Ads X