Presiden Persija Bantah Ada Dokumen Timnya yang Dimusnahkan

Kompas.com - 08/02/2019, 21:20 WIB
Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian PAN-RB, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019)
HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian PAN-RB, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, membantah bahwa ada dokumen yang diduga milik timnya dimusnahkan.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola mengatakan bahwa ada dokumen keuangan milik Persija Jakarta yang sengaja dihancurkan.

Penyampaian tersebut diutarakan setelah Satgas Antimafia Bola melakukan penggeledahan di Kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Dokumen keuangan Persija Jakarta itu bisa menjadi bukti baru terkait kasus pengaturan skor di persepakbolaan Indonesia.

Baca Juga : Gede Widiade Keluar, Ferry Paulus Sambangi Skuat Persija Jakarta

Ferry Paulus mengatakan bahwa ia sempat berkomunikasi dengan Kokoh Afiat selaku pengelola keuangan Persija Jakarta ketika Gede Widiade menjabat sebagai Direktur Utama.

Saat ini Kokoh Afiat sudah memegang jabatan Direktur Utama Persija Jakarta pasca Gede Widiade memutuskan mundur.

“Saya sudah klarifikasi sama Pak Kokoh (Afiat), kebetulan Pak Kokoh yang berhadap-hadapan dengan tim Satgas Antimafia Bola pada waktu itu,” kata Ferry Paulus di Kantor Kementerian PAN-RB, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019).

“Pak Kokoh menyampaikan bahwa tidak ada dokumen yang sengaja dimusnahkan,” kata Ferry Paulus menambahkan.

Kendati demikian, Ferry Paulus mengakui bahwa Kokoh Afiat mempunyai ruangan di Kantor PT Liga Indonesia.

Kokoh Afiat sempat menjabat sebagai Bendahara PT Liga Indonesia sebelum adanya PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Baca Juga : Ardhi Tjahjoko Isyaratkan Mundur dari Kursi Manajer Persija Jakarta

Menurut Ferry Paulus, dokumen yang dimusnahkan tersebut bukan milik Persija Jakarta.

“Jadi intinya dokumen Persija yang ada di PT Liga Indonesia itu dokumen yang sedang diaudit. Seperti halnya audit-audit tiap-tiap tahun,” kata Ferry Paulus.

“Efektivitas memang pak Kokoh berkantor di PT Liga Indonesia, dibawalah ke sana. Supaya lebih bisa mudah karena hari-harinya di sana. Kantornya memang kebetulan bersamaan dengan PT Liga Indonesia,” kata Ferry Paulus. (Mochamad Hary Prasetya)




Close Ads X