Jenazah Emiliano Sala Dapat Diidentifikasi

Kompas.com - 08/02/2019, 07:20 WIB
Foto Emiliano Sala terpampang di pagar tempat latihan Nantes di La Joneliere, La Chapelle-sur-Erdre, 23 Januari 2019. Sala merupakan pemain termahal Cardiff City yang dibeli dari Nantes. Dia hilang kontak saat menaiki pesawat pada Senin (21/1/2019). AFP/LOIC VENANCEFoto Emiliano Sala terpampang di pagar tempat latihan Nantes di La Joneliere, La Chapelle-sur-Erdre, 23 Januari 2019. Sala merupakan pemain termahal Cardiff City yang dibeli dari Nantes. Dia hilang kontak saat menaiki pesawat pada Senin (21/1/2019).

KOMPAS.com — Usaha pencarian Emiliano Sala, pemain termahal Cardiff City, yang mengalami kecelakaan pesawat di Selat Inggris, mendekati titik akhir. Jenazah pemain asal Argentina itu dapat diangkat dari reruntuhan pesawat dan diidentifikasi. 

Sebelumnya, Kepolisian Dorset bersama Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) berhasil menemukan bangkai pesawat naas itu pada Minggu (3/2/2019). Akan tetapi, cuaca buruk mengganggu evakuasi jasad di dalam tubuh pesawat. 

Evakuasi jasad yang terdapat di reruntuhan pesawat itu baru dilakukan pada Rabu (6/2/2019). Sehari berselang, kepolisian Dorset mengonfirmasi jenazah yang diangkat dari reruntuhan pesawat Piper Malibu di dasar Selat Inggris itu adalah Emiliano Sala.

"Jenazah yang dibawa ke Pelabuhan Portland hari ini telah diidentifikasi secara formal oleh koroner wilayah Dorset sebagai pesepak bola profesional Emiliano Sala," tulis pernyataan resmi Dorset Police, Kamis (7/2/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Baca juga : Nantes Minta Cardiff City Membayar Transfer Emiliano Sala

Pesawat Piper Malibu yang dikendarai Sala bersama pilot David Ibbotson hilang kontak pada 21 Januari 2019 dalam perjalanan dari Nantes menuju Cardiff.

Tragedi itu terjadi setelah sang penyerang menyelesaikan proses transfer untuk bergabung dengan Cardiff City.

Sebelumnya, pencarian pesawat sempat dihentikan dengan peluang menemukan korban selamat sangat kecil.

Investigasi lanjutan pada 27 Januari 2019 dilakukan AAIB dengan menyisir wilayah sepanjang 44,5 kilometer di utara Guernsey.

Investigasi kini dilanjutkan dengan misi menyelidiki penyebab detail kecelakaan pesawat, sedangkan jasad pilot Ibbotson juga belum ditemukan.

 

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X