Film tentang Pemogokan Pemain NBA Bakal Dirilis oleh Netflix

Kompas.com - 05/02/2019, 20:00 WIB
Pebasket Indiana Pacers, Paul George (24), membawa bola mencoba melewati LeBron James (6) dari Miami Heat, pada laga keempat final Wilayah Timur, Selasa (28/5/2013) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB.AJ MAST/AP Pebasket Indiana Pacers, Paul George (24), membawa bola mencoba melewati LeBron James (6) dari Miami Heat, pada laga keempat final Wilayah Timur, Selasa (28/5/2013) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB.

KOMPAS.com - Situs layanan streaming film berbayar Netflix siap merilis film High Flying Bird yang disutradarai oleh sutradara Hollywood, Steven Soderbergh.

Dilansir BolaSport.com dari ESPN, High Flying Bird bercerita soal pemogokan pemain NBA yang terjadi pada 2011.

Pemogokan tersebut terjadi sejak 1 Juli 2011 dan berlangsung selama 161 hari hingga 8 Desember 2011.

Baca juga: London Dinobatkan sebagai Kota Olahraga Terbaik 2019

Akibatnya, musim kompetisi 2011-2012 harus mengalami penundaan, serta mengurangi jumlah pertandingan dari 82 menjadi 66 pertandingan.

Klub tidak bisa melakukan perekrutan pemain, dan para pemain pun tidak bisa menggunakan fasilitas latihan.

Pemogokan terjadi karena perbedaan persepsi antara para pemain dan pihak klub.

Para pemain menuntut kepastian gaji tinggi, sementara para pemilik klub menginginkan gaji pemain lebih kecil, lebih banyak pembagian profit, serta kebebasan melepas pemain jika mereka tampil buruk.

Kejadian itulah yang coba disorot oleh film High Flying Bird garapan Steven Soderbergh.

Soderbergh sendiri adalah sutradara yang menghasilkan film seperti Ocean's Eleven, Contagion, dan Erin Brokovich, serta memenangi Academy Awards untuk gelar sutradara terbaik lewat film Traffic.

High Flying Bird akan dibintangi oleh Andre Holland yang berperan sebagai agen pemain yang berjuang agar kliennya bisa mendapatkan gaji yang layak dari klub.

Namun, ada yang membedakan High Flying Bird dengan film lainnya.

Baca juga: BWF Kembangkan Inovasi untuk Gantikan Shuttlecock Bulu Angsa

"Film ini adalah film olahraga tanpa ada adegan pertandingan. Menurut saya semua orang sudah paham soal pertandingan, sehingga saya lebih tertarik membahas hal-hal sebelum dan sesudah pemogokan," kata Soderbergh.

"Saya tertarik mengerjakan film yang mempertanyakan alasan para atlet tidak punya kepemilikan langsung di klub di semua liga-liga besar, termasuk basket. Saya selalu berpikir mengapa mereka tidak berinisiatif untuk mengambil kendali, dan dari situ ide film ini muncul," ucapnya melanjutkan.

High Flying Bird akan dirilis di Netflix pada 8 Februari 2019 mendatang. (Lariza Oky Adisty)



Close Ads X