Kompas.com - 05/02/2019, 08:40 WIB
Valentino Rossi dan adiknya, Luca Marini. MOTOGPValentino Rossi dan adiknya, Luca Marini.

KOMPAS.com - Pebalap Sky Racing Team VR46, Luca Marini, mengaku tidak mau terburu-buru naik kasta ke MotoGP dari Moto2 demi berhadapan dengan sang kakak, Valentino Rossi.

Luca Marini masih akan memperkuat tim Sky Racing VR46 pada musim kompetisi Moto2 2019.

Sebelumnya, Marini menyelesaikan musim balapan 2018 di urutan ketujuh klasemen akhir dengan mencatat satu kemenangan pada GP Malaysia.

Baca juga: Lelah Tunggu Mayweather Jr, Pacquiao Siap Tantang Petinju Elite Lain

Marini pun menegaskan bahwa dia tidak mau buru-buru naik kelas ke MotoGP, bahkan jika seandainya dia berhasil meraih gelar juara dunia Moto2 pada musim ini.

"Hasil yang saya dapatkan pada akhir musim tidak penting. Saya memang ingin menang seperti orang lain, tetapi bukan berarti saya harus ke MotoGP jika jadi juara," kata Marini.

Marini memilih mengamati situasi lebih dulu sebelum memutuskan waktu yang tepat untuk naik kelas ke MotoGP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami semua harus tetap mengamati situasi dan kontrak di MotoGP. Mayoritas kontrak di MotoGP berdurasi dua tahun dan hanya ada sedikit yang berdurasi setahun," ucap dia.

"Saya harus menunggu kesempatan yang tepat dan melihat apa yang terjadi tahun depan, tetapi saya tak buru-buru ke MotoGP," tutur Marini lagi.

Kesempatan berlomba melawan Valentino Rossi pun tidak dianggap Marini sebagai faktor yang bisa memotivasinya untuk segera naik kelas.

"Saya tidak akan mengambil risiko yang membahayakan karier saya hanya demi bisa melawan Valentino Rossi," tutur dia.

"Hal terbaik adalah untuk tampil bagus pada Moto2 tahun ini dan mengevaluasi segalanya secara jernih," ucap Marini melanjutkan.

Luca Marini mengambil contoh kasus Franco Morbidelli, sang juara dunia Moto2 2017.

Baca juga: Petenis Perancis Ini Klaim Djokovic Tak Bisa Kalahkan Nadal di French Open

Usai meraih gelar kampiun pada musim tersebut, Morbidelli langsung naik kelas ke MotoGP dengan memperkuat tim Marc VDS Honda.

Namun, keputusan itu justru menyulitkan Morbidelli untuk tampil maksimal.

"Musim lalu Morbidelli menggunakan motor yang tidak sesuai dengan bakatnya dan harus mengambil banyak risiko, bahkan menyakiti dirinya demi mengompensasi kekurangan motornya," ucap Marini.

"Saya tidak mau mengalami nasib sama," kata Marini. (Lariza Oky Adisty)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Egy Belum Dilepas Klub ke Timnas Indonesia, Bagaimana dengan Elkan dan Witan?

Egy Belum Dilepas Klub ke Timnas Indonesia, Bagaimana dengan Elkan dan Witan?

Liga Indonesia
Ralf Rangnick Kantongi Izin Kerja, Laga Man United Vs Arsenal dalam Pantauan

Ralf Rangnick Kantongi Izin Kerja, Laga Man United Vs Arsenal dalam Pantauan

Liga Inggris
Alasan Maria Londa Jadi Andalan Indonesia di Thailand

Alasan Maria Londa Jadi Andalan Indonesia di Thailand

Sports
Pramudya/Yeremia Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Kami Terlalu Nafsu...

Pramudya/Yeremia Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Kami Terlalu Nafsu...

Badminton
Kedok Dokter Gadungan PSS Sleman Terbongkar, Pernah Tugas di Timnas!

Kedok Dokter Gadungan PSS Sleman Terbongkar, Pernah Tugas di Timnas!

Liga Indonesia
Man United Vs Arsenal: Ronaldo Dituding Tak Bisa “Pressing”, Carrick Punya Jawaban

Man United Vs Arsenal: Ronaldo Dituding Tak Bisa “Pressing”, Carrick Punya Jawaban

Liga Inggris
BWF World Tour Finals: Tampil Menyerang Jadi Kunci Praveen/Melati Tekuk Wakil Inggris

BWF World Tour Finals: Tampil Menyerang Jadi Kunci Praveen/Melati Tekuk Wakil Inggris

Badminton
Rekap Hasil BWF World Tour Finals: Minions Batal Tanding, Pramel Buka Asa, Pram/Yere...

Rekap Hasil BWF World Tour Finals: Minions Batal Tanding, Pramel Buka Asa, Pram/Yere...

Badminton
Syarat Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Tak Ada Pilihan Selain...

Syarat Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals: Tak Ada Pilihan Selain...

Badminton
Egy Absen pada Laga-laga Awal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Ini Alasannya

Egy Absen pada Laga-laga Awal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Ini Alasannya

Liga Indonesia
Berapa Jumlah Gol Cristiano Ronaldo ke Gawang Arsenal?

Berapa Jumlah Gol Cristiano Ronaldo ke Gawang Arsenal?

Sports
China Punya Komitmen pada Tenis, tapi...

China Punya Komitmen pada Tenis, tapi...

Sports
 Sambil Tonton BWF World Tour Finals, Jokowi Apresiasi Skuad Indonesia untuk Piala Thomas

Sambil Tonton BWF World Tour Finals, Jokowi Apresiasi Skuad Indonesia untuk Piala Thomas

Badminton
Hasil BWF World Tour Finals: Tekuk Wakil Inggris, Praveen/Melati Raih Kemenangan Perdana Grup

Hasil BWF World Tour Finals: Tekuk Wakil Inggris, Praveen/Melati Raih Kemenangan Perdana Grup

Badminton
Madura United Vs Persib, Maung Bandung Wajib Menang

Madura United Vs Persib, Maung Bandung Wajib Menang

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.