Ultras Inter Milan Tak Terima Dituduh Berlaku Rasial ke Koulibaly

Kompas.com - 04/02/2019, 21:24 WIB
Pemain belakang Napoli, Kalidou Koulibaly.MARCO BERTORELLO/AFP Pemain belakang Napoli, Kalidou Koulibaly.

KOMPAS.com - Ultras Inter Milan yang biasa duduk di bagian utara tribune Stadion San Siro menyangkal tuduhan telah melakukan tindakan berbau rasial kepada bek Napoli, Kalidou Koulibaly.

Menurut juru bicara Ultras Inter Milan yang tidak menyebutkan namanya, Koulibaly sangat licik karene memposisikan diri sebagai korban.

"Bagi kami, Koulibaly hanyalah pria kecil yang menggunakan kebohongan untuk kepentingan pribadinya. Jika dia berkulit putih, kuning, ataupun biru, kami akan tetap melakukan itu (meneriaki/ mencemooh) di stadion," kata juru bicara Ultra Inter Milan dikutip dari situs web ESPN, Senin (4/2/2019).

"Kami melakukan itu bukan atas dasar warna kulit, melainkan perilaku Koulibaly yang tidak sportif di lapangan (bertepuk tangan ketika mendapat kartu kuning dari wasit)," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Krisis Ketajaman, 40 Tembakan Inter Milan tanpa Gol Selama 2019

Peristiwa Koulibaly dicemooh itu terjadi ketika laga Inter Milan versus Napoli pada pekan ke-18 Liga Italia akhir Desember 2018 lalu.

Koulibaly diteriaki seisi stadion setelah mendapat kartu merah pada menit ke-80. Atas tindakan ini, federasi sepak bola Italia, FIGC, menghukum fan Inter Milan larangan datang ke stadion sebanyak dua laga.

FIGC menilai fan Inter Milan melakukan serangan rasial kepada Koulibaly.

Baca juga: Dikritik Fan Inter Milan, Ivan Perisic Justru Berterima Kasih

 Menanggapi hukuman itu, Ultras Inter Milan membantah dan mengkritisi manajemen klub.

"Kami tidak peduli dengan tuduhan rasial. Kami datang ke stadion untuk mendukung para pemain termasuk Keita Balde yang berkulit hitam dan Danilo Ambrosio yang berasal dari selatan Italia," kata juru bicara Ultras Inter Milan.

"Kami terkejut melihat Inter Milan hanya diam saja dan menerima keputusan dari FIGC tanpa memberi kami kesempatan membela diri. Kami kecewa karena kami datang ke stadion dengan mengeluarkan uang," ujarnya menambahkan.

Hukuman untuk Ultras Inter Milan sejatinya sudah berakhir. Mereka sudah terlihat datang ke Stadion San Siro saat Inter Milan menjamu Bologna pada pekan ke-22 Liga Italia, Minggu (3/2/2019). Sayang pada laga tersebut Inter Milan takluk dengan skor tipis 0-1.



Close Ads X