Pencarian Jet Pribadi Emiliano Sala Kini Fokus di Bawah Laut

Kompas.com - 03/02/2019, 18:40 WIB
Foto Emiliano Sala terpampang di pagar tempat latihan Nantes di La Joneliere, La Chapelle-sur-Erdre, 23 Januari 2019. Sala merupakan pemain termahal Cardiff City yang dibeli dari Nantes. Dia hilang kontak saat menaiki pesawat pada Senin (21/1/2019). AFP/LOIC VENANCEFoto Emiliano Sala terpampang di pagar tempat latihan Nantes di La Joneliere, La Chapelle-sur-Erdre, 23 Januari 2019. Sala merupakan pemain termahal Cardiff City yang dibeli dari Nantes. Dia hilang kontak saat menaiki pesawat pada Senin (21/1/2019).

KOMPAS.com - Pencarian jet pribadi yang ditumpangi pemain anyar Cardiff City, Emiliano Sala, hingga saat ini masih terus berlanjut.

Kabar terbaru, Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AIIB) bersama tim pencari independen akan melakukan pencarian bawah laut selama tiga hari sejak Minggu (3/2/2019).

Demi mendukung dua kapal dari tim pencari independen, AIIB menerjunkan kapal Geo Ocean III yang akan bertugas mendeteksi sonar di kedalaman laut.

Tindakan ini merupakan respons setelah dua bantal kursi yang diduga menjadi bagian dari pesawat ditemukan di sekitar pantai dekat Suranville, Semenanjung Cotentin, Selasa (29/1/2019).

Baca juga: Cardiff City Bekukan Pembayaran Emiliano Sala ke Nantes

Mearns, salah satu anggota tim pencari independen, berharap pencarian ini akan membuahkan hasil dalam tiga hari ke depan.

Jika nantinya tim gabungan ini gagal, Mearns dan rekan-rekannya memastikan akan terus melanjutkan pencarian.

"Kami akan terus bekerja sampai pesawat ditemukan," kata Mearns dikutip dari situs web BBC.

Untuk diketahui, tim pencari independen dibentuk setelah pihak kepolisian Guernsey menghentikan pencarian. Kepolisian memtuskan hal itu tiga hari setelah pesawat hilang kontak.

Baca juga: Rekaman Suara Terakhir Sebelum Pesawat Emiliano Sala Menghilang

Agen Sala, Sport Cover, kemudian melakukan penggalangan dana hingga mampu mengumpulkan 300.000 euro atau setara Rp 4,8 miliar dalam waktu dua hari.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk membentuk tim pencari independen dan menyewa dua kapal.

Kejadian naas ini bermula ketika Sala dan pilot David menumpangi pesawat jet Piper PA-46 dari Bandara Nantes Atlantique menuju Cardiff, Senin (21/1/2019).

Sala menuju Cardiff setelah proses transfernya dari Nantes saat itu sudah rampung.

Selang satu jam setelah lepas landas, pesawat itu hilang kontak dan koordinat terakhir terletak di utara laut Aldernet tepatnya di sekitar Les Casquets.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X