Kalahkan Jepang, Qatar Cetak Sejarah dengan Juara Piala Asia 2019

Kompas.com - 01/02/2019, 22:55 WIB
Pemain kelahiran Sudan, Almoez Ali (19) disambut para pemain timnas Qatar seusai mencetak empat gol TWITTER.COM/AFCASIANCUP Pemain kelahiran Sudan, Almoez Ali (19) disambut para pemain timnas Qatar seusai mencetak empat gol

KOMPAS.com - Qatar sukses menjadi juara Piala Asia 2019 setelah di partai final mengalahkan Jepang, Jumat (1/2/2019).

Bermain di Stadion Zayed Sport City, Qatar menang meyakinkan dengan skor 3-1.

Gol kemenangan Qatar dicetak oleh Almoez Ali pada menit ke-12, Abdulaziz Hatem (27'), dan A Afif melalui titik penalti pada menit ke-83 . Adapun sebiji gol balasan Jepang dicetak oleh Takumi Minamino pada menit ke-62.

Hasil ini membuat sejarah tersendiri bagi kedua tim. Qatar patut berbangga karena ini adalah gelar juara pertamanya sejak Piala Asia dilombakan pada 1956 lalu.

Sementara itu Jepang yang menjadi tim tersukses di turnamen ini untuk kali pertama kalah di partai final. Dalam empat kesempatan final sebelumnya, Jepang selalu menjadi juara yakni pada edisi 1992, 2000, 2004 dan 2011.

Sebelum laga ini, Qatar sempat dikabarkan akan didiskualifikasi akibat protes dari tuan rumah Uni Emirat Arab.

Baca juga: Cetak 9 Gol, Almoez Ali Patahkan Rekor Ali Daei di Piala Asia

UEA melaporkan Qatar ke Federasi Sepak Bola Asia, AFC, dengan tuduhan memainkan dua pemain ilegal. Dua pemain yang dituduh itu adalah Bassam Al-Rawi dan Almoez Ali.

Keduanya dianggap UEA tidak memenuhi syarat kewarganegaraan untuk membela Qatar. Namun, Komite Etik AFC menolak protes UEA dan menghentikan investigasi. Qatar pun diperbolehkan bermain di laga final.

Pertandingain ini berjalan dengan tempo sedang di awal babak pertama. Kedua tim terlihat bermain sangat berhati-hati.

Tepat pada menit ke-13, Qatar mampu unggul terlebih dahulu lewat gol indah Almoez Ali. Menerima umpan silang dari Akram Hassan Afif, Ali mendapatkan bola dengan posisi badan membelakangi gawang.

Tidak kehilangan akal, Ali mencungkil bola untuk membuatnya melepaskan tendangan salto yang mengarah ke sudut kiri gawang Shuichi Gonda.

Tersengat oleh gol Ali, Jepang sedikit menaikkan tempo permainan. Bukannya mencetak gol balasan, Jepang justru kembali kebobolan pada menit ke-27.

Halaman Berikutnya
Halaman:



Close Ads X