Kompas.com - 01/02/2019, 15:45 WIB
Wawancara pelatih asal Skotlandia, Simon McMenemy, di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (31/1/2019). Simon didapuk menjadi pelatih tim nasional Indonesia, salah satu target yang diberikan PSSI adalah membawa timnas Indonesia menjadi juara di Piala AFF 2020. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWawancara pelatih asal Skotlandia, Simon McMenemy, di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (31/1/2019). Simon didapuk menjadi pelatih tim nasional Indonesia, salah satu target yang diberikan PSSI adalah membawa timnas Indonesia menjadi juara di Piala AFF 2020.
|

KOMPAS.com - Salah satu masalah tim nasional Indonesia kesulitan berprestasi akibat terbelahnya fokus pemain antara klub dan timnas. Contohnya pada Piala AFF 2018.

Saat Piala AFF berlangsung, Liga 1 saat itu tetap bergulir dan memasuki pekan krusial. Tidak bisa dimungkiri pemain terganggu konsentrasinya lantaran memikirkan klubnya apakah bisa juara atau lolos dari degradasi. 

Dalam wawancara Kompas.com dan BolaSport pada Kamis (31/1/2019), pelatih tim nasional Simon McMeneny, menilai hal tersebut wajar terjadi di semua negara, tidak hanya Indonesia saja.

Hanya, pria 41 tahun itu mengatakan, ada perbedaan antara Indonesia dan negara lain.

”Bedanya, negara ini (Indonesia) tidak menghentikan liga saat timnas bermain. Ada alasan untuk situasi ini,” ucap Simon.

Baca juga: Wawancara Eksklusif Simon McMenemy, Cahaya Harapan Timnas Indonesia

”Jadi, hal itu sulit bagi pemain untuk bermain bagi timnas dan klub. Timnas vs klub adalah argumen yang sudah berlangsung lama di mana pun,” tutur Simon.

Lantas, apa langkah Simon untuk mengatasi masalah-masalah yang bakal timbul dengan kasus yang sama seperti ini?

Dengan tegas, Simon akan melakukan komunikasi dengan pelatih klub dan membina relasi yang baik dengan mereka.

”Bagi saya, kuncinya adalah punya relasi bagus dengan pelatih klub. Saya pernah jadi pelatih klub, pernah merasakan ditinggal pemain karena timnas,” ucap Simon.

”Saya ingin memastikan pelatih klub tahu apa yang dilakukan timnas. Jika kami bisa membuat hidup lebih mudah bagi pelatih klub, hidup juga akan lebih mudah bagi pemain,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Wawancara Eksklusif: Joko Driyono, Mau Ngapain di PSSI?

Menurut Simon, dia juga akan lebih sedikit tekanan dan lebih banyak bisa memahami perencanaan dari pelatih klub.

”Semua ini untuk mengantisipasi dan menciptakan strategi, jika pemain yang dibutuhkan tidak ada di klub karena membela timnas,” tutur Simon.

”Komunikasi dengan pelatih klub sangat penting untuk saya,” jelas eks pelatih Bhayangkara FC, Mitra Kukar, dan Pelita Bandung Raya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persebaya Surabaya Hanya Butuh Win Win Solution FIFA Matchday dan Kompetisi

Persebaya Surabaya Hanya Butuh Win Win Solution FIFA Matchday dan Kompetisi

Liga Indonesia
Riak Ketegangan Ronaldo-Greenwood di Laga Dramatis Man United Vs West Ham

Riak Ketegangan Ronaldo-Greenwood di Laga Dramatis Man United Vs West Ham

Liga Inggris
Hasil UFC 270: Tak Ada Khabib, Nama Nurmagomedov Tetap Berjaya

Hasil UFC 270: Tak Ada Khabib, Nama Nurmagomedov Tetap Berjaya

Sports
Sudah Temukan Ritme yang Sesuai, Persib Pede Tatap Sisa Pertandingan Liga 1 2021-2022

Sudah Temukan Ritme yang Sesuai, Persib Pede Tatap Sisa Pertandingan Liga 1 2021-2022

Liga Indonesia
Sisi Positif dan Negatif Man United Usai Menang Dramatis atas West Ham

Sisi Positif dan Negatif Man United Usai Menang Dramatis atas West Ham

Liga Inggris
Sandiaga Uno Tegaskan MotoGP Indonesia Tetap Berlangsung

Sandiaga Uno Tegaskan MotoGP Indonesia Tetap Berlangsung

Motogp
Timnas Putri Indonesia Harus Waspada Saat Lawan Thailand karena...

Timnas Putri Indonesia Harus Waspada Saat Lawan Thailand karena...

Liga Indonesia
3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Menjamur di Asia Tenggara

3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Menjamur di Asia Tenggara

Liga Indonesia
Klasemen Liga Spanyol 2021-2022

Klasemen Liga Spanyol 2021-2022

Sports
Mbappe Minta Saran Pilih PSG atau Madrid, Ini Kata Ibrahimovic...

Mbappe Minta Saran Pilih PSG atau Madrid, Ini Kata Ibrahimovic...

Liga Lain
Taufik Hidayat dkk Turun Gunung, Ikuti Turnamen Berhadiah Rp 500 Juta

Taufik Hidayat dkk Turun Gunung, Ikuti Turnamen Berhadiah Rp 500 Juta

Badminton
Daftar Julukan Klub-klub Liga Spanyol 2021-2022

Daftar Julukan Klub-klub Liga Spanyol 2021-2022

Sports
Proses Naturalisasi Makan Waktu, Shin Tae-yong Inisiatif Bangun Komitmen Pemain

Proses Naturalisasi Makan Waktu, Shin Tae-yong Inisiatif Bangun Komitmen Pemain

Liga Indonesia
Bentuk 3 Bidang Baru, Kaum Milenial Gerakkan Mesin IESPA Menuju Persaingan Dunia

Bentuk 3 Bidang Baru, Kaum Milenial Gerakkan Mesin IESPA Menuju Persaingan Dunia

Liga Indonesia
Jadwal Liga Italia Malam Ini, Grande Partita AC Milan Vs Juventus

Jadwal Liga Italia Malam Ini, Grande Partita AC Milan Vs Juventus

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.