Inter Milan Sulit Bersaing dengan Juventus karena Manajemen Bobrok

Kompas.com - 29/01/2019, 05:04 WIB
Mauro Icardi tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang dalam pertandingan Inter Milan vs PSV Eindhoven di Stadion Giuseppe Meazza pada pekan pamungkas Liga Champions, 11 Desember 2018. AFP/MARCO BERTORELLO Mauro Icardi tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang dalam pertandingan Inter Milan vs PSV Eindhoven di Stadion Giuseppe Meazza pada pekan pamungkas Liga Champions, 11 Desember 2018.

KOMPAS.com - Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, menilai manajemen Inter Milan termasuk yang terburuk di Italia. Del Piero memastikan Inter Milan tidak akan bisa bersaing dengan Juventus jika permasalahan tersebut tidak diselesaikan.

Del Piero kemudian memberi contoh bagaimana Inter Milan mengelola isu transfer pemain.

"Masalah utama Inter Milan adalah soal sikap, itulah mengapa mereka merekrut Beppe Marotta," tutur Del Piero, dilansir BolaSport.com dari Sky Sports.

"Beberapa situasi di dalam klub berantakan. Setiap hari saya membaca di media soal kontrak baru kapten mereka, masalah Radja Nainggolan dan hari ini situasi Ivan Perisic," tutur Del Piero menambahkan.

Baca juga: Ivan Perisic Sudah Capai Kesepakatan Personal dengan Arsenal

Menurut Del Piero, hal-hal seperti ini seharusnya bisa diselesaikan Inter Milan secara internal dan tak sampai ke media massa. Pasalnya, setiap rumor transfer akan selalu mengganggu performa pemain lainnya di lapangan.

"Inter punya tim yang kuat tetapi mereka harus bisa menemukan ketenangan pikiran karena setiap tahun saat tiba bulan Desember, mereka hancur lebur," tutur Del Piero.

Baca juga: Luciano Spalletti Persilakan Ivan Perisic Pergi dari Inter Milan

Adapun kehadiran Beppe Marotta sebagai CEO anyar diharapkan bisa menjadi awal perubahan Inter Milan.

Marotta adalah sosok di balik kesuksesan Juventus mendominasi Italia dalam tujuh musim terakhir. Marotta adalah mantan direktur dan ahli transfer Juventus.

Di bawah Marotta, Juventus sukses mendapatkan banyak pemain bintang secara gratis seperti Andrea Pirlo, Daniel Alves hingga Paul Pogba. Terakhir, Marotta sukses mendaratkan megabintang Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.

Marotta akhirnya memutuskan pergi karena sudah merasa tidak cocok dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli. (Thoriq Az Zuhri Yunus)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X