Kompas.com - 25/01/2019, 20:55 WIB
Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjawab pertanyaan Kompas.com dalam wawancara eksklusif di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019). BOLASPORT.COM/JOEVIPlt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjawab pertanyaan Kompas.com dalam wawancara eksklusif di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019).
|

Dari 2019 kita diuntungkan dari konteks jadwal internasional. Memastikan kompetisi tidak terganggu. SEA Games misalnya kompetisi akan jalan terus sehingga waktu 8 bulan penuh adalah ideal saat kompetisi dimulai bulan Mei sampai Desember.

6. Kinerja wasit menjadi sorotan pada musim lalu. Apakah PSSI akan membuat terobosan untuk meningkatkan kualitas wasit untuk musim ini? Apakah Ada rencana menggunakan wasit asing?

Di kongers, kita endorse pembentukan lembaga independen yang fokus mengelola wasit. Kita sekarang dapat bantuan dari Jepang dan FIFA.

Soal wasit asing, kami mendapatkan masukan dari FIFA untuk tidak dilakukan, Kecuali, programnya pertukaran wasit. Tapi kalau kita mengunakan wasit asing, keputusan kita no.

Lembaga independen tadi strukturnya ada 3 hal. Pertama menyangkut masalah sistem dan infrastrtuktur di unit. Kedua, manajemennya. Kita butuh ahli. Kita akan dibantu dari beberapa orang terbaik dari negara lain.

Yang paling mendasar adalah perangkat pertandingan. Layer 1 dan 2 okey. Namun kita sadari resource butuh kerja keras untuk meningkatkan kualitasnya. Itu didampingi oleh FIFA melalui FIFA Award Programe yang tahun 2018 kemarin sampai 15 miliar hanya fokus untuk pengembangan.

Tantangan liga profesional 2019 khususnya masalah wasit, itu dua yakni menyangkut performance dan trust. Mungkin performance menjadi tantangan karena kualitas wasit kita. Wasit-wasit Indonesia memang masih tertinggal kalau indikatornya wasit elit di Asia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi kami mencoba agar trust tersebut terbangun dengan lembaga independen tadi. Oleh karenanya, setiap kesalahan yang ada wasit maka kesimpulan yang ada di publik murni karena teknikal eror. Bukan karena kesengajaan atau dalam tanda petik non teknis. Inilah yang kami janjikan di level kongres untuk mengembalikan kepercayaan tadi.

Baca juga: 5 Fakta Unik soal Pelatih di Liga 1 2019

8. Lalu apakah Anda punya strategi agar kompetisi bersih dari masalah seperti pengaturan skor?

Pengaturan skor kalau saya boleh pilah inisiatifnya, itu orang punya ilustrasi dikaitkan dengan judi. Ada juga yang punya note bukan mengatur skornya tetapi keinginan klub untuk menang. Dua hal tersebut adalah lawan dari football integrity. Kalau elemennya perangkat pertandingan, itu bagian dari PSSI. Perangkat pertandingan harus beriringan dengan integrity dan kompetensinya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.