Kompas.com - 23/01/2019, 15:00 WIB
CEO PT Mahesa Jenar Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang akrab dipanggil Yoyok Sukawi (tengah). instagram psisfcofficialCEO PT Mahesa Jenar Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang akrab dipanggil Yoyok Sukawi (tengah).

KOMPAS.com - Kompetisi Liga 1 musim ini sudah dipastikan bergulir pada awal Mei seusai gelaran Pemilu 2019 yang direncanakan berlangsung 17 April mendatang. Tim-tim kontestan pun sudah melakukan persiapan, termasuk mendatangkan para pemain anyar.

Meski demikian, tim-tim kontestan, termasuk PSIS Semarang, masih menyisakan sedikit pertanyaan setelah menghadiri Kongres PSSI yang digelar di Bali beberapa hari lalu.

"Saat kongres kemarin, ada beberapa hal yang mengejutkan. Pertama, dengan mundurnya ketua umum (PSSI) yang membuat kami terkejut," ujar CEO PT Mahesa Jenar Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang dikenal dengan Yoyok Sukawi, saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/1/2019).

"Kami sebagai peserta juga berharap mengenai kejelasan kompetisi. Selain jadwal, yang heboh itu kan masalah keuangan sebab PT Liga itu kan masih punya utang banyak banget," ucap dia.

Baca juga: Kick Off Liga 1 Awal Mei, PSIS Gelar Latihan Mulai Maret

Ucapan Yoyok merujuk pada subsidi yang dijanjikan kepada tim kontestan Liga 1 yang bertanding pada musim 2018. Setiap tim dijanjikan bakal dialokasikan dana tak kurang dari Rp 7,5 miliar.

"Dari PSIS, subsidi itu baru dibayar Rp 5 miliar, jadi masih ada Rp 2,5 miliar (yang belum dibayar). Ini sudah mau Februari lho. Padahal, harusnya subsidi 2018 itu kan harusnya dibayar lunas pada Desember. Sebab, kalau sudah Februari, itu kami bicara musim 2019," kata dia.

"Ini (sebatas) Liga 1 lho. Ternyata (kontestan) Liga 2 juga sama. Kemarin kan ramai itu peserta kongres mempertanyakan ketika PT liga melaporkan kegiatan 2018, kok laporan keuangan tidak dilaporkan," tutur Yoyok.

Baca juga: Manajemen PSIS Akui Sudah Lama Komunikasi dengan Septian David

Hanya, selepas kongres, Djoko Driyono mewakili PSSI sudah sempat mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada PT LIB untuk segera melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). PT LIB ditargetkan paling lambat menggelar RUPS dengan peserta Liga 1 dan Liga 2 2019, dua pekan setelah Kongres Tahunan PSSI kemarin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.