Persija Terancam Tanpa Pemain Asing, Ini 9 Langkah di Bursa Transfer

Kompas.com - 22/01/2019, 17:07 WIB
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic bersama rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Mitra Kukar pada laga terakhir Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Laga tersebut dimenangkan Persija dengan skor 2-1. Kemenangan itu memastikan Persija juara Liga 1 2018.BolaSport/Feri Setiawan Penyerang Persija Jakarta Marko Simic bersama rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Mitra Kukar pada laga terakhir Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Laga tersebut dimenangkan Persija dengan skor 2-1. Kemenangan itu memastikan Persija juara Liga 1 2018.


KOMPAS.com - Sejumlah klub Liga 1 2019 telah melakukan aktivitas transfer baik menjual atau membeli pemain.

Aktivitas yang dilakukan Persija Jakarta terancam sia-sia. Hal itu lantaran Persija Jakarta tidak bisa memainkan tiga pemain asing plus Ryuji Utomo saat tampil di play-off Liga Champions Asia 2019.

Persija akan melawan tim asal Singapura, Home United, pada babak play-off Liga Champions Asia 2019 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (5/2/2019).

Tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut kemungkinan besar tidak bisa memainkan pemain asing yakni adalah Jakhongir Abdumuminov, Bruno Matos, dan Vinicius Lopes Laurindo, serta Ryuji.

Empat pemain tersebut belum memiliki  International Transfer Certificate (ITC) dari klub lamanya. ITC merupakan persyaratan mutlak untuk pemain pendatan baru di sebuah kompetisi.

Baca juga: 5 Fakta Unik soal Pelatih di Liga 1 2019

ITC berfungsi sebagai tanda memutus kerja sama dengan klub lama dan kemudian memulai bergabung dengan klub baru.

Setelah ITC dikeluarkan asosiasi yang lama di mana pemain tersebut berkarier sebelumnya, maka si pemain bisa didaftarkan di asosiasi sepak bola negara yang baru. Tanpa ITC, pemain tersebut dianggap ilegal.

Menurut sumber Kompas.com, proses ITC ini dilakukan saat FIFA menerima informasi dari sebuah asosiasi mengenai penetapan jendela transfer di negara tersebut.

Persoalan yang dialami Persija imbas dari keputusan PSSI yang berencana memutar kompetisi setelah pemilihan umum Presiden Indonesia 2019.

"FIFA belum menerima informasi dari PSSI kapan kompetisi digelar. Informasi soal jadwal kompetisi seharusnya disampaikan jauh-jauh hari. Karena itu, klub Indonesia tidak bisa mendapatkan ITC. Jika FIFA sudah mengetahui, FIFA akan membuka TMS (Transfer Matching System)," tutur sumber tersebut.

Sebetulnya bagimana sih proses yang dilakukan sebuah klub dalam bursa transfer? Berikut 9 langkahnya:

Langkah Pertama

Klub pembeli harus mendekati klub penjual dengan mempelajari pemain yang akan dibeli dan berapa harga jualnya.

Langkah Kedua

Setelah satu syarat disepakati, asosasi dari klub penjual harus mengonfirmasi identitas pemain di ITMS (International Transfer Matching System). ITMS adalah sistem elektronik yang dirancang untuk memantau transfer internasional, pendaftaran pemain profesional antar-asosiasi dari dua negara yang berbeda.

Halaman:



Close Ads X