Kompas.com - 21/01/2019, 15:20 WIB
(Kiri-kanan) Organizing Committe Piala Indonesia, Iwan Budianto , Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyaksikan laga pembuka Piala Indonesia 2018 antara Persibo Bojonegoro melawan Madura United di Stadion Letjen. H. Soedirman, Selasa (8/5/2018). SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM(Kiri-kanan) Organizing Committe Piala Indonesia, Iwan Budianto , Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyaksikan laga pembuka Piala Indonesia 2018 antara Persibo Bojonegoro melawan Madura United di Stadion Letjen. H. Soedirman, Selasa (8/5/2018).

MALANG, KOMPAS.com - Iwan Budianto atau akrab disapa IB mundur dari posisinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Arema FC, Senin (21/1/2019). Keputusan itu diambil karena IB ingin fokus dengan tanggung jawabnya di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Pada kongres PSSI 2019 yang berlangsung di Bali, Minggu (20/1), posisi IB sebagai kepala staf ketum PSSI dikembalikan ke posisi awalnya sebagai wakil ketua umum PSSI.

"Karena komitmen memajukan PSSI. Saya telah mengikhlaskan dengan tegas untuk tidak aktif mengelola klub kesayangan, Arema FC," katanya melalui rilis yang diterima Kompas.com.

Selain itu, keputusannya untuk mundur dari posisi CEO Arema FC supaya tidak ada rangkap jabatan antara klub dan institusi yang menaunginya. IB memahami dinamika publik yang memunculkan perbedaan pendapat dan persepsi tentang aktivitasnya yang merupakan pengurus PSSI sekaligus CEO Arema FC.

Karenanya, IB memastikan tidak akan terlibat dalam mengelola klub asal Malang itu. Padahal, dalam badan hukum kepemilikan klub Arema FC, IB tercatat sebagai salah satu pemegang saham.

"Maka dalam kesempatan ini saya kembali tegaskan bahwa saya pastikan sudah tidak aktif dalam pengelolaan di Arema FC," ungkapnya.

IB menyampaikan, keputusannya mundur dari CEO Arema FC sebagai komitmen untuk mengelola PSSI lebih baik pasca-mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sikap ini saya anggap perlu demi menjaga integritas PSSI dan sebagai tanggung jawab moral kepada para anggota yang memilih," tegasnya.

IB meyakini, program Arema FC akan terus berjalan sebagai klub profesional.

"Saya meyakini bahwa Arema FC sebagai klub profesional telah mampu menjalankan pengelolaannya sesuai program yang disusun sekaligus memenuhi target yang dicanangkan. Karena, Arema FC telah dikelola oleh tenaga profesional di bidangnya utamanya dalam pengelolaan sepak bola modern," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.