Kompas.com - 20/01/2019, 20:31 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan di ruang Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (5/12/2018) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan di ruang Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (5/12/2018)

DENPASAR, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menganggap bahwa Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, dikudeta oleh stafnya sendiri.

Kabarnya, Edy Rahmayadi langsung bertolak ke Medan sebelum acara Kongres PSSI di Sofitel Hotel Nusa Dua pada Minggu (20/1/2019) sore selesai.

Isu kudeta tertera pada sebuah surat yang diterima Tribun Bali, yang berisi tentang mosi tidak percaya voters PSSI terhadap kepemimpinan Edy Rahmayadi.

Baca juga: Lawan Match Fixing, PSSI Akhirnya Umumkan Ketua dan Wakil Komite Adhoc

Pemilik hak suara dan voters mengamanatkan kepada Exco PSSI agar Edy Rahmayadi diberhentikan.

Hingga saat Ini belum terkonfirmasi kebenaran surat tersebut. Namun di lain pihak, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai bahwa Edy Rahmayadi dikhianati oleh staf-nya di PSSI.

"Dia (Edy Rahmayadi) polos dan percaya kepada bawahan. Akhirnya, teledor. Sudah dipercaya, malah khianati pak Edy," tegas Umuh kepada awak media di arena kongres PSSI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Haji Uwak sapaan keren Umuh, Ini bukan kesalahan Edy. Sosok yang juga gubernur Sumatera Utara itu dikhianati bawahannya.

" Mungkin selama ini pak Edy sibuk jadi laporan dari anak buahnya ya enak enak saja. Ini Pak Edy dikhianati oleh orang dalamnya sendiri," tegas Umuh.

Umuh juga berharap agar Kongres Luar Biasa (KLB) secepatnya harus digelar setelah pelaksanaan Pilpres 2019, akhir April.

" Lebih cepat lebih baik jangan tunggu tahun depan lagi. KLB harus setelah pemilu," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Edy Rahmayadi Dikhianati Stafnya, Kabarnya Kursi Ketua Umum PSSI Dikudeta di Bali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.