PSG Menang 9-0, Mbappe dan Cavani Cetak Hat-trick Bersejarah

Kompas.com - 20/01/2019, 05:39 WIB
Kylian Mbappe dan Edinson Cavani tampil gemilang pada pertandingan PSG vs Guingamp di Parc des Princes dalam lanjutan Ligue 1 Liga Perancis, 19 Januari 2019. AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT Kylian Mbappe dan Edinson Cavani tampil gemilang pada pertandingan PSG vs Guingamp di Parc des Princes dalam lanjutan Ligue 1 Liga Perancis, 19 Januari 2019.

KOMPAS.com - Kylian Mbappe dan Edinson Cavani menjadi bintang Paris Saint-Germain (PSG) saat mengalahkan Guingamp 9-0 pada pekan ke-21 Liga Perancis, Sabtu (19/01/2019).

Mbappe dan Cavani sama-sama berkontribusi tiga gol alias hat-trick pada laga tersebut. Gol kemenangan PSG dicetak melalui hat-trick Mbappe (37', 45', 80') dan trigol Cavani (59', 66', 75'), serta gol-gol dari Neymar (11', 68') dan Thomas Meunier (83').

"Saya senang bisa mencetak gol ke-100 di Parc des Princes. Kini saya masuk buku sejarah klub dan ingin terus mencetak gol," kata Edinson Cavani seperti dikutip dari situs web resmi klub. 

"Saya senang dengan hasil hari ini. Hal itu membuktikan bahwa latihan kami di Qatar selama liburan musim dingin sukses," ucap Kylian Mbappe kepada Canal+. 

Hat-trick Mbappe dan Cavani ini menjadi sejarah teranyar Liga Perancis. Terakhir kali dua pemain dalam satu mencetak trigol dalam satu laga Liga Perancis adalah 40 tahun lalu.

Baca juga: Kylian Mbappe Jadi Pemain Pertama yang Meraih Gelar Ballon d'Or U-21

Dua pemain yang melakukan itu adalah Gerard Soler dan Albert Gemmrich. Mereka membukukan catatan tersebut saat Girondis Bordeaux menang 7-0 atas Valenciennes, 10 Agustus 1979.

Tambahan tiga poin membuat PSG kian kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 53 poin. PSG yang baru bermain 19 kali masih belum merasakan kekalahan di Liga Perancis musim ini.

Hasil ini juga membuat PSG sukses menjalankan misi balas dendam ke Guingamp. Sebelumnya, PSG baru saja disingkirkan Guingamp dari Piala Liga Perancis di babak perempat final awal Januari lalu.

Baca juga: Kylian Mbappe Singkirkan Cristiano Ronaldo dari Kamarnya

Namun, kemenangan PSG kali ini harus dibayar mahal karena Marco Verratti mengalami cedera yang cukup parah. Verratti harus ditandu keluar pada pada menit ke-19 dan langsung di bawa ke rumah sakit.

Seusai laga, pelatih PSG, Thomas Tuchel mengaku khawatir Verratti menderita cedera ankle yang cukup parah.




Close Ads X