Man United Belum Berencana Permanenkan Solskjaer - Kompas.com

Man United Belum Berencana Permanenkan Solskjaer

Kompas.com - 11/01/2019, 19:20 WIB
Ole Gunnar Solskjaer menjalani wawancara pertamanya sebagai pelatih Manchester United, 20 Desember 2018. MANUTD.com Ole Gunnar Solskjaer menjalani wawancara pertamanya sebagai pelatih Manchester United, 20 Desember 2018.

KOMPAS.com - Manchester United hingga saat ini masih belum berencana menjadikan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih tetap pada akhir musim ini.

Hal ini tecermin dari pernyataan Direktur Molde FK, Oystein Neerland. Seperti diketahui, Solskjaer datang ke Man United Desember 2018 lalu dengan status pinjaman dari Molde FK.

Menurut Oystein, pihak Molde FK belum berbicara lagi dengan manajemen Man United sejak peresmian Solskjaer. Oystein menyebut Molde FK akan berusaha keras agar Solskjaer bisa kembali ketika kontraknya habis.

"Kontrak Solskjaer berakhir pada 12 Mei 2019. Itu adalah rencana A dan rencana B kami. Saya pikir Solskjaer akan kembali di bulan Mei," kata Oystein dikutip dari situs web Goal, Jumat (11/1/2019).

"Kami tidak punya rencana lain. Kami hanya berbicara dengan Man United tentang kontrak itu, Januari hingga Mei. Tidak ada lagi. Saya tetap dengan rencana awal Molde FK," ujar Oystein menambahkan.

Baca juga: Dua Hal yang Ole Gunnar Solskjaer Kembalikan di Manchester United

Di lima laga pertama, Solskjaer meraih sukses bersama Man United. Solskjaer membuat Man United selalu meraih kemenangan dengan catatan 16 gol dan baru kebobolan tiga.

Kesuksesan ini membuat rumor Solskjaer akan dipermanenkan pada akhir musim sering terdengar.

Tidak hanya itu, Solskjaer juga mendapat dukungan dari tiga legenda Man United, Wayne Rooney, Dimitar Berbatov, dan Michael Carrick, yang kini menjadi asistennya.

Baca juga: Ole Gunnar Solskjaer Tuntaskan Rekrutan Terbaik untuk Manchester United

Selanjutnya, Solskjaer dan Man United akan berhadapan dengan tim kuat, Tottenham Hotspur, pada pekan ke-22 Liga Inggris, Minggu (13/01/2019).

Laga ini menjadi menarik karena pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, digadang-gadang menjadi kandidat terkuat menggantikan Solskjaer pada akhir musim nanti.



Close Ads X