Ganti Pelatih, Thailand Raih Kemenangan di Piala Asia 2019 - Kompas.com

Ganti Pelatih, Thailand Raih Kemenangan di Piala Asia 2019

Kompas.com - 10/01/2019, 20:50 WIB
Pemain Thailand, Chanathip Songkrasin, merayakan golnya seusai membobol gawang Bahrain pada pertandingan kedua Grup A Piala Asia 2019, Kamis (10/1/2019).  Dok. Twitter AFC Pemain Thailand, Chanathip Songkrasin, merayakan golnya seusai membobol gawang Bahrain pada pertandingan kedua Grup A Piala Asia 2019, Kamis (10/1/2019).

 
DUBAI, KOMPAS.com - Pergantian pelatih membawa peruntungan bagi tim nasional Thailand saat tampil di Piala Asia 2019. Ditangan Sirasak Yodyardthai, Thailand mampu mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 pada pertandingan kedua Grup A Piala Asia 2019 di Stadion Al Maktoum, Kamis (10/1/2019).

Gol tunggal The War Elephants diciptakan oleh Chanathip Songkrasin pada menit ke-58. Dalam posisi tak terkawal di dalam kotak penalti, Chanathip melepaskan sepakan keras yang membuat bola tak mampu dibendung kiper Sayed Shubbar Hashem.

Hasil ini cukup melegakan bagi Teerasil Dangda dan kawan-kawan. Thailand sempat tertekan karena mereka hanya menguasai 42 persen permainan. Selain itu, Thailand juga hanya mampu melepaskan tiga tembakan tepat ke gawang. Sementara Bahrain melepaskan 6 shots on target.

Selain itu, kemenangan ini buah dari perubahan jitu yang dilakukan Sirasak Yodyardthai sebagai pelatih sementara. Sirasak memilih membangkucadangkan hatchai Budprom, Sanrawat Dechmitr, dan Supachai Jaided.

Sirasak menggantikan Milovan Rajevac. Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) memecat Rajavec setelah Thailand kalah dari India dengan skor 1-4 pada laga pertama penyisihan Grup A.
 


Terkini Lainnya

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Liga Indonesia
Sudah 2 Klub 'Booking' Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Sudah 2 Klub "Booking" Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Liga Indonesia
#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketum yang Sering Berganti

#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketum yang Sering Berganti

Liga Indonesia
Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Olahraga
Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Olahraga
Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Indonesia
Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Liga Indonesia
Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Liga Indonesia
PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

Liga Indonesia
Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Liga Inggris
5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

Olahraga
Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Liga Spanyol
Kartu Merah Pastikan Bek Lazio Ini Gagal Samai Rekor Zanetti

Kartu Merah Pastikan Bek Lazio Ini Gagal Samai Rekor Zanetti

Liga Italia
Cedera Engkel, Dembele Absen Bela Barca Selama Dua Pekan

Cedera Engkel, Dembele Absen Bela Barca Selama Dua Pekan

Liga Spanyol
Erick Thohir Bicara soal Keputusan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Erick Thohir Bicara soal Keputusan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Liga Indonesia

Close Ads X