Bobotoh Persib Buat Petisi Tolak Perekrutan Srdjan Lopicic

Kompas.com - 10/01/2019, 11:46 WIB
Aksi playmaker Persiba Balikpapan, Srdjan Lopicic, saat tampil melawan Arema FC dalam laga pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/08/2017) sore. Suci Rahayu/BolaSport.comAksi playmaker Persiba Balikpapan, Srdjan Lopicic, saat tampil melawan Arema FC dalam laga pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/08/2017) sore.

BANDUNG, KOMPAS.com - Keputusan manajemen Persib Bandung dan pelatih Miljan Radovic mendatangkan gelandang asal Montenegro, Srdjan Lopicic, menuai pro dan kontra.

Tak lama setelah diumumkan sebagai rekrutan anyar pada Rabu (9/1/2019) malam, sejumlah bobotoh (sebutan suporter Persib) langsung bereaksi keras. Bahkan, mereka membuat petisi berjudul "Tolak Lopicic" di laman Change.org.

Petisi itu muncul di akun Twitter @v_frontline_pc. Setelah ditelusuri, petisi itu dibuat oleh akun bernama Joe Durban.

Dalam narasinya, Joe menganggap perekrutan Lopicic membuktikan tidak adanya ambisi manajemen dalam menyambut liga musim depan.

Baca juga: Victor Igbonefo Hengkang, Persib Pusing Cari Pengganti

"Dengan direkrutnya Lopicic sebagai pemain Persib membuktikan dengan tidak adanya ambisi manajemen Persib untuk menyambut musim selanjutnya," tulis Joe.

Ia berpendapat, Lopicic sudah kehilangan sentuhan di usianya yang menginjak 35 tahun. Perekrutan Lopicic, kata dia, sangat menyedihkan jika dibandingkan pada aktivitas klub pesaing yang sangat agresif dalam bursa transfer pemain.

"Lopicic di dua klub sebelumnya dibuang dan jarang bermain bagus serta usia yang sudah 35 tahun. Klub sekaliber Persib mengambil pemain yang dibuang oleh klub lain, menyedihkan sangat menyedihkan dan jika Persib dihadapkan dengan Barito yang memiliki Evan Dimas, Madura yang punya Andik, Zulfiandi dan Zah Rahan (meskipun tua, tetapi terbukti oleh prestasi di Persipura dan Sriwijaya) susah dibayangkan," katanya.

Baca juga: Miljan Radovic Tak Ditargetkan Bawa Persib Juara

Ia menjelaskan, manajemen tak bisa menyamakan kapasitas Radovic dengan Mario Gomez yang sukses memoles pemain muda semisal Ardi Idrus atau Ghozali Siregar.

Sebab, secara kualitas, Mario Gomez punya jam terbang lebih dari Radovic yang banyak berkarier sebagai pelatih di Montenegro.

"Gomez secara CV pelatih sangat ciamik dan cerdas, jangan disamakan dengan Radovic yang terakhir melatih OFK Grbalj, klub Montenegro dari kota kecil Radanovici, dan masih 'hijau' melatih di Indonesia, dengan di PHP-nya bobotoh oleh manajemen Persib untuk musim depan tampaknya harus menurunkan ekspektasi dari 4 besar ke maksimal jangan degradasi," tuturnya.

Kondisi itu, lanjut Joe, mengingatkan sejarah lama saat Persib merekrut Leontin Chitescu pada tahun 2007 silam. Saat itu, Chitescu dinilai gagal menjawab keraguan suporter.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals 2019, Hendra/Ahsan Atasi Wakil Malaysia

BWF World Tour Finals 2019, Hendra/Ahsan Atasi Wakil Malaysia

Olahraga
Final SEA Games 2019, Orangtua Evan Dimas Sempat Khawatir

Final SEA Games 2019, Orangtua Evan Dimas Sempat Khawatir

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Dinilai Sudah Lebih Baik

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Dinilai Sudah Lebih Baik

Liga Indonesia
Persela Vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tanpa 2 Stopper Andalan

Persela Vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tanpa 2 Stopper Andalan

Liga Indonesia
Inter Milan Gagal Lolos 16 Besar, Luke Shaw Sindir Romelu Lukaku

Inter Milan Gagal Lolos 16 Besar, Luke Shaw Sindir Romelu Lukaku

Liga Champions
BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati Ingin Jaga Momentum

BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati Ingin Jaga Momentum

Olahraga
Borneo FC Vs Persib, Terens Puhiri Ingin Menangi Laga Kandang Terakhir

Borneo FC Vs Persib, Terens Puhiri Ingin Menangi Laga Kandang Terakhir

Liga Indonesia
Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Robert Rene Alberts Tolak Anggapan Persib Inkonsisten

Borneo FC Vs Persib, Robert Rene Alberts Tolak Anggapan Persib Inkonsisten

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Pesut Etam Jadi Ujian Besar Maung Bandung

Borneo FC Vs Persib, Pesut Etam Jadi Ujian Besar Maung Bandung

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib Bandung, Tekad Maung Amankan 3 Poin demi 5 Besar

Borneo FC Vs Persib Bandung, Tekad Maung Amankan 3 Poin demi 5 Besar

Liga Indonesia
Chelsea Vs Lille, Keyakinan Tinggi Lampard Tatap 16 Besar

Chelsea Vs Lille, Keyakinan Tinggi Lampard Tatap 16 Besar

Liga Champions
BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria Langsung Berhadapan

BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria Langsung Berhadapan

Olahraga
Jadwal dan Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2019 Hari Ini

Jadwal dan Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2019 Hari Ini

Liga Indonesia
Pujian Mantan Bek Timnas Inggris untuk Para Pemain Garuda Select

Pujian Mantan Bek Timnas Inggris untuk Para Pemain Garuda Select

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X