Kompas.com - 09/01/2019, 14:54 WIB
Skuat timnas Indonesia U-22 bersalaman dengan tim pelatih di lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2019). BOLASPORT.COM/FERI SETIAWANSkuat timnas Indonesia U-22 bersalaman dengan tim pelatih di lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri, memiliki keinginan untuk mendatangkan seorang pelatih khusus menangani para penyerang skuatnya.

Indra Sjafri menganggap hal tersebut sebagai solusi agar lini depan timnas asuhannya dapat tampil tajam.

"Tidak tertutup kemungkinan memanggil pelatih untuk lini depan," ujar Indra usai memimpin latihan timnya di lapangan sepak bola A Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu.

Meski demikian, Indra mengakui rencana mendatangkan pelatih penyerang tidak bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Juru taktik asal Sumatera Barat itu masih ingin memaksimalkan keberadaan staf pelatih yang ditunjuk untuk mendampinginya di timnas U-22 yang akan tampil di Piala AFF U-22 di Kamboja pada 17 Februari-2 Maret 2019.

"Dengan susunan kepelatihan sekarang, kami terus mencoba agar para 'striker' menjadi lebih baik. Membangun pemain tidak seperti 'bim salabim'," tutur Indra.

Baca Juga: Sarri Pastikan Bintang Muda Chelsea Tak Berpikir Rumor Bayern Muenchen

Beberapa kali menangani tim nasional khususnya timnas U-19, Indra Sjafri memang sulit mencari penyerang tajam untuk kesebelasannya.

Terakhir, di Piala U-19 Asia 2018, timnas U-19 Indonesia memang berhasil melesakkan sembilan gol, tetapi tidak ada satupun yang berasal dari penyerang murni mereka yaitu M. Rafli Mursalim dan Hanis Saghara. 

Buntutnya, Rafli Mursalim dan Hanis Saghara tidak dipanggil untuk mengikuti seleksi tahap pertama timnas U-22 Indonesia pada tahun 2019.

Untuk seleksi tersebut, Indra Sjafri memilih untuk melihat kemampuan Marinus Wanewar, Beni Oktaviansyah, Dimas Drajad, Ezra Walian dan Septian Bagaskara.

Sementara di timnas U-22 Indonesia saat ini, Indra Sjafri sebagai pelatih kepala didampingi oleh tigas asisten pelatih yaitu Yunan Helmi, Nova Arianto dan Hendro Kartiko.

Seperti diketahui, Nova Arianto dan Hendro Kartiko merupakan mantan pesepak bola nasional. Kiprah di timnas U-22 menjadi debut mereka di kepelatihan timnas.

Nova sendiri mendapatkan tugas mengasah lini belakang, sementara Hendro diminta meningkatkan kemampuan para penjaga gawang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Liga Inggris
PLN Mobile Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

PLN Mobile Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

Sports
Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Badminton
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Sports
Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Sports
Juventus Mencapai Kesepakatan dengan Dusan Vlahovic, tetapi Fiorentina Jual Mahal

Juventus Mencapai Kesepakatan dengan Dusan Vlahovic, tetapi Fiorentina Jual Mahal

Liga Italia
Hasil Piala Asia Wanita 2022: Timnas Indonesia Kalah  0-4 dari Thailand

Hasil Piala Asia Wanita 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-4 dari Thailand

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Kanyanat Chetthabutr Hattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-4

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Kanyanat Chetthabutr Hattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-4

Liga Indonesia
Asa Liga Bola Basket Putri, Bersuara Lebih Keras

Asa Liga Bola Basket Putri, Bersuara Lebih Keras

Sports
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Cedera Kepala Usai Penyelamatan Heroik, Kiper Fani Supriyanto Ditandu Keluar

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Cedera Kepala Usai Penyelamatan Heroik, Kiper Fani Supriyanto Ditandu Keluar

Liga Indonesia
4 Sekolah Berpartisipasi di Kompetisi Bola Basket Putri GoBasket x GMC

4 Sekolah Berpartisipasi di Kompetisi Bola Basket Putri GoBasket x GMC

Sports
Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.