Tottenham Vs Chelsea, 3 Penonton Ditahan karena Tindakan Rasial - Kompas.com

Tottenham Vs Chelsea, 3 Penonton Ditahan karena Tindakan Rasial

Kompas.com - 09/01/2019, 12:35 WIB
Harry Kane coba menaklukkan Kepa Arrizabalaga pada laga Tottenham Hotspur vs Chelsea di Stadion Wembley dalam semifinal pertama Piala Liga Inggris, 8 Januari 2019. AFP/ADRIAN DENNIS Harry Kane coba menaklukkan Kepa Arrizabalaga pada laga Tottenham Hotspur vs Chelsea di Stadion Wembley dalam semifinal pertama Piala Liga Inggris, 8 Januari 2019.

LONDON, KOMPAS.com - Kepolisian London menahan tiga orang penonton laga semifinal pertama Carabao Cup atau Piala Liga antara Tottenham Hotspur versus Chelsea di Stadion Wembley, Selasa (8/1/2019) atau Rabu dini hari WIB.

Tiga orang tersebut ditahan karena tindakan rasial di stadion. Hanya, kepolisian belum menjelaskan secara spesifik pendukung tim mana ketiga orang tersebut.

Ketiganya kini mendekam di kantor kepolisian London Utara.

Sebelum laga, kepolisian sudah merilis pengumuman akan mengantisipasi dan menindak segala tindakan rasial, termasuk nyanyian anti-semit (anti-Yahudi) di stadion.

Seusai laga, bintang Chelsea, Eden Hazard, menyayangkan kejadian ini. Hazard heran suporter sepak bola masih bertindak rasial pada era modern seperti saat ini.

"Saya berharap kedua suporter saling menghormati. Bagi saya, mereka yang bertindak rasial bukanlah fans sepak bola," kata Hazard dikutip dari situs web ESPN.

"Mereka datang ke stadion hanya untuk mengumpat. Saya sadar mereka ingin mendukung tim untuk menang. Hanya, mengumpat ke lawan bukan cara mendukung," ujar Hazard menambahkan.

Baca juga: Chelsea Kalah, Maurizio Sarri Protes soal Harry Kane

Sebelumnya, para pendukung Chelsea terbukti melakukan tindakan rasial dalam tiga laga berbeda pada musim ini.

Dua laga di Liga Inggris, yakni saat berhadapan dengan Crystal Palace dan Manchester City.

Secara spesifik, pendukung Chelsea menyanyikan lagu bernada rasial kepada Andres Towsend (Crystal Palace) dan Raheem Sterling (Man City).

Tidak hanya lagu anti-semit, fans Chelsea juga mengeluarkan umpatan menyangkut perbedaan warna kulit kepada Towsend dan Sterling.

Baca juga: Tak Cukup Eden Hazard, Real Madrid Juga Ingin Datangkan Christian Eriksen

Hingga saat ini, Chelsea sudah menjatuhkan hukuman kepada empat suporternya yang terbukti melakukan tindakan rasial larangan datang ke stadion.

Satu laga lainnya adalah ketiak Chelsea bertandang ke markas tim Hongaria, MOL Vidi, di Groupama Arena, pertengahan Desember 2018 lalu.

Pada laga penyisihan Grup L Liga Europa itu, fans Chelsea yang datang sepanjang pertandingan menyanyikan lagu anti-semit. Akibatnya, UEFA harus turun tangan dan menyelidiki kasus tersebut.



Close Ads X