Mitra Kukar Degradasi, Gaji Pemain yang Bertahan Tak Alami Penurunan

Kompas.com - 08/01/2019, 15:16 WIB
Pemain Mitra Kukar, Anindito Wahyu, melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol pada laga perdana putaran kedua Liga 1 2018 melawan Arema FC di Stadion Aji Imbut, Jumat (27/7/2018).liga-indonesia.id Pemain Mitra Kukar, Anindito Wahyu, melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol pada laga perdana putaran kedua Liga 1 2018 melawan Arema FC di Stadion Aji Imbut, Jumat (27/7/2018).

TENGGARONG, KOMPAS.com - Gaji pemain Mitra Kukar yang memilih bertahan tak mengalami penurunan walau tim tersebut harus bermain di Liga 2.

Mitra Kukar menjadi satu dari tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1 2018, bersama dengan Sriwijaya FC dan PSMS Medan.

Asisten pelatih Mitra Kukar, Sukardi, mengungkapkan bahwa sebagian besar pemain dari musim kemarin tertarik bertahan. Mayoritas betah dengan suasana di dalam klub.

Baca juga: Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

"Saya dengar dari beberapa pemain memang banyak yang mau bertahan. Banyak pemain loyal. Mungkin karena gaji mereka akan tetap sama dengan Liga 1," kata Sukardi dikutip dari laman Liga Indonesia, Selasa (8/1/2019).

Manajemen Mitra Kukar menargetkan tim berjulukan Naga Mekes ini hanya semusim bermain di Liga 2. Kompetisi musim 2020 sudah harus kembali ke kasta tertinggi.

Oleh karena itu, persiapan untuk kompetisi Liga 2 2019 harus maksimal. Dengan begitu, start pramusim juga harus lebih awal.

Baca juga: Mitra Kukar Degradasi, Rahmad Darmawan Pertanyakan 2 Gol Persija

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X