Kompas.com - 06/01/2019, 06:00 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan manajer PSS Sleman, Sismantoro, mengaku siap untuk bersikap kooperatif dengan memberikan keterangan kepada Satgas Antimafia Bola andai dirinya mendapatkan panggilan untuk bersaksi.

Hal itu dilakukan karena Sismantoro ingin sepak bola Indonesia lebih baik.

"Demi sepak bola Indonesia yang lebih baik, saya siap dipanggil. Saya tegaskan kembali bahwa saya tidak tahu menahu soal pengaturan skor," ungkap Sismantoro, Sabtu (5/1/2019).

Pria yang akrab disapa Pak Sis ini pun menampik Elang Jawa terlibat praktik lancung tersebut.

Baca Juga: Dugaan Skandal Pengaturan Skor, PSS Sleman Akan Tempuh Jalur Hukum jika Status Promosi Dicabut

Sismantoro menegaskan PSS Sleman merupakan tim yang memang unggul secara kualitas. Oleh karena itu, mereka sukses merengkuh gelar juara Liga 2 2018 dan promosi ke Liga 1 2019.

"Saya terjun di dunia sepak bola ini baru dalam hitungan bulan. Sekarang mau orang berkata apa pun tentang Sleman (PSS Sleman), kami telah membuktikan di lapangan," ucapnya.

"Bagaimana kami bisa menang karena memang unggul secara permainan, dan saya pun tahu sendiri bagaimana kerja keras dan perjuangan anak-anak di lapangan," imbuhnya.

Nasib PSS Sleman yang baru saja menjuarai Liga 2 2018 sekaligus promosi ke Liga 1 2019 tengah di ujung tanduk.

Hal ini tak terlepas dari dugaan skandal pengaturan skor yang terjadi ketika PSS Sleman melawan Madura FC pada putaran pertama babak grup Wilayah Timur Liga 2 2018.

Isu bermula dari salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Hidayat, yang sempat menghubungi manajer Madura FC, Januar Herwanto, untuk melakukan negosiasi pengaturan skor melawan PSS Sleman.

Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Tak Tertarik Rekrut Pemain Asing yang Telah Lama Merumput di Indonesia

Hidayat mengklaim ada orang Sleman tapi bukan pengurus PSS Sleman yang menawarkan untuk melakukan kecurangan dalam pertandingan tersebut.

Kini, Satgas Antimafia Bola pun tengah mendalami kasus ini. Bila terbukti bersalah dalam pertandingan itu, Satgas Anti Mafia Bola bisa menjatuhkan hukuman. (Adif Setiyoko)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Arema: Tegar Jawara, Patung Kepala Singa Bermahkota di Kanjuruhan

Ulang Tahun Arema: Tegar Jawara, Patung Kepala Singa Bermahkota di Kanjuruhan

Liga Indonesia
Habis APG, Terbitlah Indonesia Para Badminton International 2022

Habis APG, Terbitlah Indonesia Para Badminton International 2022

Badminton
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Kiper Timnas Mengolah Bola dengan Satu Tangan

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Kiper Timnas Mengolah Bola dengan Satu Tangan

Sports
Final Piala AFF U16: Timnas Indonesia Pantang Terlena Kemenangan Fase Grup

Final Piala AFF U16: Timnas Indonesia Pantang Terlena Kemenangan Fase Grup

Liga Indonesia
Bagaimana Teknik Melakukan Operan Pantul dalam Permainan Bola Basket?

Bagaimana Teknik Melakukan Operan Pantul dalam Permainan Bola Basket?

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Sama, Materi Latihan Kiper Timnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Sama, Materi Latihan Kiper Timnas

Sports
Kenapa Fans Man United Ancam Kosongkan Old Trafford?

Kenapa Fans Man United Ancam Kosongkan Old Trafford?

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Begini Latihan Kiper Timnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Begini Latihan Kiper Timnas

Sports
Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Liga Indonesia
5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Sports
Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Liga Indonesia
Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16, Permintaan Khusus Bima Sakti ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam

Final Piala AFF U16, Permintaan Khusus Bima Sakti ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.