Status Promosi PSS Sleman Bisa Dicabut Komdis PSSI

Kompas.com - 04/01/2019, 17:12 WIB
Para pemain, ofisial, pelatih, dan manajemen PSS Sleman saat berfoto bersama merayakan lolos Liga 1. Wijaya Kusuma/Kompas. comPara pemain, ofisial, pelatih, dan manajemen PSS Sleman saat berfoto bersama merayakan lolos Liga 1.

KOMPAS.com - COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigorshalom Boboy, menyebut status tim promosi ke Liga 1 2019 yang dimiliki PSS Sleman bisa dicabut Komisi Disiplin PSSI.

Menurut Tigor, hal yang menimpa PSMP Mojokerto Putera bisa juga menimpa PSS dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, PSMP dihukum Komdis PSSI larangan tampil di Liga 2 2019 karena melakukan pengaturan skor saat berhadapan dengan Aceh United pada babak 8 besar musim lalu.

"PSMP dihukum tanpa ada panggilan dari kepolisian. Tapi karena mungkin ada laporan atau pemberitaan yang mencurigakan, Komdis PSSI melakukan investigasi kemudian memutuskan," kata Tigor dikutip dari BolaSport.com.

Saat ini, Satgas Anti Mafiabola bentukan Polri sedang menyelidiki dugaan pengaturan skor yang melibatkan PSS. Kepastian ini didapat setelah Satgas Anti Mafiabola beberapa waktu lalu memanggil manajer Madura FC, Januar Herwanto.

Baca juga: Sepak Bola Indonesia Terancam Tidak Diminati Sponsor

Januar Herwanto dimintai keterangan terkait pernyataan dirinya yang mengaku pernah ditawari suap oleh salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Hidayat.

Suap itu ditujukan untuk mengatur laga PSS Sleman melawan Madura FC pada putaran pertama babak Grup Wilayah Timur Liga 2 2018, awal Mei lalu.

Menurut Tigor, jika terbukti bersalah, hukuman untuk PSS tidak hanya dari Komdis PSSI melainkan juga dari Kepolisian.

"Hukuman tehadap PSS Sleman itu bisa saja muncul dari kepolisian, entah apakah tindak pidana yang dilakukan oleh mereka," kata Tigor.

Baca juga: PT LIB Bantah Ikut Terlibat Pengaturan Skor Liga 2 2018

Lebih lanjut, Tigor memastikan PT LIB tidak akan ikut campur terhadap permasalahan ini karena tidak memliki kewenangan.

"Ada badan yudisial di dalam PSSI yang bisa saja mereka bergerak melakukan penyelidikan juga dan itu semua kewenangan dari PSSI," kata Tigor.

"Kalau memang katakan secara hukum positif negara, itu sudah dalam proses yang lebih jauh dan dalam, karena bagaimana pun hukum Indonesia itu tetap asas praduga tak bersalah dan itu yang harus di ke depankan, termasuk dalam proses penyidikan nanti," tutup Tigor.

Pada kompetisi Liga 2 2018, PSS Sleman berhasil meraih gelar juara. Tim berjulukan Elang Jawa itu mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 2019 bersama dengan Semen Padang dan Kalteng Putra. (Mochamad Hary Prasetya)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X