Sekjen PSSI Ratu Tisha Kembali Dipanggil Satgas Antimafia Bola

Kompas.com - 04/01/2019, 14:02 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria seusai diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola dari Kepolisian, di Dittipikor Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (28/12/2018). Kompas.com/Alsadad RudiSekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria seusai diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola dari Kepolisian, di Dittipikor Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (28/12/2018).
|

KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria kembali dipanggil oleh Satgas Antimafia Bola terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam sepak bola dan gambaran umum soal organisasi PSSI pada Jumat (4/1/2019).

Mengenai hal itu, Head of Media Relation and Digital Promotion PSSI, Gatot Widakdo, membenarkan pemanggilan kembali Ratu Tisha.

Gatot mengatakan, Ratu Tisha kembali dipanggil untuk melanjutkan permintaan keterangan yang sebelumnya dipenuhi oleh Sekjen PSSI itu.

Gatot pun menuturkan bahwa pada pemanggilan kali ini, Ratu Tisha akan menjelaskan terkait gambaran umum organisasi PSSI.

Baca juga: Kata Sekjen PSSI, Pemanggilannya Tak Terkait Ditangkapnya Anggota PSSI

"Itu lanjutan yang pemanggilan sebelumnya, khan belum tuntas semua pertanyaannya, dari 40 baru 23 kalau enggak salah," ucap Gatot kepada Kompas.com, Jumat.

"Dalam momen ini, Sekjen PSSI lebih menjelaskan mengenai gambaran umum organisasi PSSI," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, Ratu Tisha akan memenuhi panggilan pada hari ini.

"Akan diminta keterangan lagi Sekjen PSSI (Ratu Tisha Destria) hari ini sudah terkonfirmasi beliau akan hadir untuk waktunya sangat tergantung kepada beliau," ujar Dedi.

Baca juga: Jawaban Sekjen PSSI Saat Ditanya Pengganti Anggota yang Ditangkap

Sebelumnya, Ratu Tisha telah memenuhi panggilan Satgas Antimafia Bola untuk dimintai keterangan seputar kasus pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia, Jumat (28/12/2018) lalu.

Sampai sejauh ini, sudah ada empat orang yang ditahan Satgas Antimafia Bola dalam kasus pengaturan skor.

Mereka adalah anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, Johar Ling Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI, Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari, dan anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X