Buffon Bantah Gabung ke PSG karena Uang

Kompas.com - 01/01/2019, 15:01 WIB
Gianluigi Buffon diperkenalkan sebagai pemain baru PSG pada Senin (9/7/2018). TWITTER.com/PSG_INSIDE Gianluigi Buffon diperkenalkan sebagai pemain baru PSG pada Senin (9/7/2018).

PARIS, KOMPAS.com - Kiper Paris Saint-Germain Gianluigi Buffon membantah uang menjadi alasannya bergabung ke klub raksasa Perancis itu.

Buffon sempat diprediksi akan pensiun di Juventus. Namun, mantan kiper timnas Italia itu memilih bergabung dengan PSG pada awal musim 2018-2019.

"Saya tidak terpengaruh oleh penilaian orang lain. Saya tidak akan pernah melacurkan cita-cita dan impian saya untuk mendapatkan uang. Jika saya melakukannya, maka sudah saya lakukan sejak lama," kata Buffon kepada Corriere della Sera, Senin (31/12/2018).

"Uang memang penting, itu sarana untuk hidup lebih baik, tetapi saya tidak dangkal," ucap Buffon menambahkan.

Buffon bergabung dengan PSG, salah satu klub yang berambisi untuk menjuarai Liga Champions. Buffon pun belum pernah memenangi Liga Champions.

Baca juga: Buffon: Neymar Harus Marah karena Belum Raih Ballon dOr

Semasa masih bergabung di Juventus, Buffon tiga kali gagal menjuarai Liga Champions akibat kalah dari AC Milan (2003), Barcelona (2015), dan Real Madrid (2017).

"Hanya pada akhir karier saya, saya akan memberi tahu Anda betapa berartinya Liga Champions bagi saya," kata Buffon.

"Saya berharap membawa sesuatu yang lebih dan saya berambisi untuk memperbaiki apa yang telah dilakukan hingga saat ini. Itu akan menjadi penting," kata kiper yang sudah mengantarkan Juventus meraih sembilan gelar Liga Italia ini.

Baca juga: PSG Gagalkan Rencana Gantung Sepatu Gianluigi Buffon

Lebih lanjut, Buffon disodorkan pertanyaan bagaimana seandainya PSG bertemu Juventus. Ia pun berujar lebih suka jika berhadapan dengan Juventus sebelum final.

"Itu akan terasa indah dan aneh. Saya akan kembali ke stadion saya, di antara fans yang saya tinggalkan secara emosional. Ini sebuah reuni," kata Buffon.

"Tapi kalau di final, akan sulit untuk mengatur segalanya setelah pertandingan. Saya tidak terbiasa untuk bersorak berlebihan jika menang," pungkas kiper timnas Italia saat juara Piala Dunia 2006 ini.

Baca juga: Liga Champions, Buffon Klaim Tak Ada yang Ingin Melawan Juventus

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X