Bintang Muda Brasil Gabung AC Milan karena Kaka

Kompas.com - 29/12/2018, 20:00 WIB
Selebrasi pemain Flamengo, Lucas Paqueta, seusai membobol gawang Independiente dalam pertandingan final Piala Sudamericana 2017 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, pada 13 Desember 2017. MAURO PIMENTEL/AFPSelebrasi pemain Flamengo, Lucas Paqueta, seusai membobol gawang Independiente dalam pertandingan final Piala Sudamericana 2017 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, pada 13 Desember 2017.

KOMPAS.com - Bintang muda Brasil, Lucas Paqueta, mengaku terinspirasi oleh Ricardo Kaka sehingga dengan senang hati menerima pinangan AC Milan pada Oktober lalu.

Paqueta bergabung dengan AC Milan dari Sao Paolo dengan mahar 35 juta euro atau setara Rp 583 miliar. Pemain berusia 21 tahun itu akan diperkenalkan AC Milan pada 3 Januari mendatang.

Menurut Paqueta, Kaka adalah idola dalam karier sepak bolanya. Paqueta berharap bisa mengikuti kesuksesan Kaka saat berseragam AC Milan.

"Kaka adalah idola saya. Dia memiliki karier yang cemerlang. Sangat jelas saya ingin mengikuti jejaknya dan tapi juga ingin membuat cerita saya sendiri di AC Milan," kata Paqueta dikutip dari situs Calciomercato, Sabtu (29/12/2018).

"Saya dan keluarga akan berusaha secepat mungkin beradaptasi di Milan. Saya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk AC Milan di lapangan," tutur Paqueta menambahkan.

Baca juga: Ricardo Kaka Beri Resep kepada Bintang Muda AC Milan Agar Jadi Legenda

Menilik sejarah pemain Brasil di AC Milan, yampaknya Paqueta tidak akan menemui kesulitan beradaptasi. Sepanjang sejarah, Paqueta menjadi pemain ke-35 AC Milan yang berpaspor Brasil.

Beberapa nama besar Brasil yang sukses dengan AC Milan antara lain adalah Dida, Thiago Silva, Ronaldo Nazario, Serginho, Cafu, Ronaldinho, dan juga Kaka.

Baca juga: Nasib Gennaro Gattuso di AC Milan untuk Sementara Masih Aman

Kesuksesan Kaka bersama AC Milan terjadi di periode pertama yakni pada 2003 hingga 2010. Kaka total meraih lima gelar bergengsi, termasuk satu gelar Liga Champions pada tahun 2007.

Pada tahun itu menjadi puncak kesuksesan Kaka saat bersergam merah hitam. Selain Liga Champions, Kaka juga dinobatkan menjadi pemain terbaik Eropa dan Ballon d'Or secara bersamaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X