Kompas.com - 28/12/2018, 22:37 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria seusai diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola dari Kepolisian, di Dittipikor Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (28/12/2018). Kompas.com/Alsadad RudiSekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria seusai diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola dari Kepolisian, di Dittipikor Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria dimintai keterangan hingga empat jam oleh Satgas Antimafia Bola dari kepolisian, Jumat (28/12/2018).

Ditemui seusai proses itu, Tisha menyebut pemeriksaannya dihentikan setelah empat jam karena waktu yang dianggap sudah terlalu larut malam. Pada kesempatan hari ini, Tisha menyebut ada 23 pertanyaan yang diajukan kepadanya.

"Empat jam tadi totalnya disebabkan pemeriksaan maksimal delapan jam dan tadi waktu sudah terlalu larut," kata Tisha di Gedung Ombudsman RI, Jakarta.

Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan dilakukan Jumat (4/1/2019) pekan depan.

Baca juga: Sekjen PSSI Ratu Tisha Penuhi Panggilan Polisi soal Pengaturan Skor

"Jadi, tadi dari total 40 pertanyaan, 23 sudah dilontarkan. Sisanya 17 dilanjutkan lagi minggu depan hari Jumat tanggal 4 Januari," kata Tisha.

Pada pemeriksaan kali ini, Tisha menyebut Satgas Antimafia Bola menanyakan beberapa hal, meliputi struktur organisasi PSSI serta komitmen dan kesungguhan PSSI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Tisha, PSSI mengapresiasi setinggi-tingginya langkah kepolisian yang berupaya mengungkap kasus pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia.

Baca juga: Mbah Putih, Anggota Komdis PSSI yang Ditangkap Satgas Antimafia Bola

"Kami memang belum bisa sendirian dalam menegakkan sportivitas di olahraga dan juga hal-hal lain terkait sinkronisasi PSSI dan Polri pada kemudian hari," ucap Tisha.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.