Andi Darussalam: Pengaturan Skor Terjadi dalam Kondisi Seperti Ini

Kompas.com - 20/12/2018, 20:34 WIB
Mantan Ketua Badan Liga Indonesia Andi Darussalam Tabullasa menyambangi KPK
untuk menjenguk anggota DPR RI Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo.
Ambaranie Nadia Kemala Movanita Mantan Ketua Badan Liga Indonesia Andi Darussalam Tabullasa menyambangi KPK untuk menjenguk anggota DPR RI Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010, Andi Darussalam Tabusala, menyebut pengaturan hasil laga atau match fixing hanya bisa terjadi dalam kondisi tertentu.

Ada lima hal yang disebut Andi bisa menjadi acuan terjadinya match fixing. Tanpa hal itu, ia menilai sebuah pertandingan tak bisa disebut telah diatur.

"Match fixing baru bisa dilakukan apabila dua kesebelasan bertemu di satu meja. Kedua ada petugas yang berjaga. Ketiga ada yang pegang uang. Keempat buka akunnya di China. Kelima ada pasar taruhan," kata Andi di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Andi membantah tudingan yang menyebut final Piala AFF 2010 leg pertama antara Malaysia Vs Indonesia sebagai match fixing. Laga yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, itu dimenangi tuan rumah dengan skor 3-0.

Baca juga: Iwan Budianto Dukung Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2010 Diusut

Andi menyatakan mendukung adanya upaya pengusutan terhadap match fixing di persepakbolaan nasional.

"Makanya dengan adanya Satgas PSSI dari Kepolisian, kemudian dari PSSI juga ada tim ad hoc, itu bagus sekali untuk bekerja sama," ucap Andi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X