Evan Dimas Batal Bergabung dengan Bhayangkara FC

Kompas.com - 20/12/2018, 13:20 WIB
Irfan Jaya dan Evan Dimas merayakan gol Timnas U-23 Indonesia ke gawang Hong Kong pada pertandingan di Stadion Patriot, 20 Agustus 2018.TABLOID BOLA/HERKA YANIS PANGARIBOWO Irfan Jaya dan Evan Dimas merayakan gol Timnas U-23 Indonesia ke gawang Hong Kong pada pertandingan di Stadion Patriot, 20 Agustus 2018.

KOMPAS.com - Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, dikabarkan menolak tawaran Bhayangkara FC untuk bergabung guna menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2019. Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, menyampaikan hal tersebut pada Rabu (19/12/2018).

"Evan Dimas (Darmono) tidak akan bergabung dengan kami (Bhayangkara FC)," ucap Sumardji dikutip BolaSport.com dari Antara News.

Baca Juga: Tak Ada Pemain Timnas Indonesia, Tim Terbaik Piala AFF 2018 Didominasi Malaysia dan Vietnam

Menurut Sumardji, negosiasi dengan Evan Dimas tak mendapatkan titik temu. Pemain yang musim ini bergabung dengan kontestan Liga Super Malaysia, Selangor FA, itu lebih memilih untuk memperkuat tim lain.

"Kemungkinan dia memilih tim lain di Liga 1," ujar Sumardji menambahkan.

Evan Dimas awalnya akan diproyeksikan sebagai pengganti Paulo Sergio yang resmi hengkang ke Bali United.

Selain Evan Dimas, manajemen The Guardian juga tengah mengincar winger timnas Indonesia, Saddil Ramdani. Namun begitu, Sumardji belum menemui kesepakatan dengan pemain andalan Persela Lamongan tersebut.

"Saya terus berkomunikasi dengan pihak yang mengurus Saddil, tetapi sampai sekarang belum bisa memastikan apa-apa," kata Sumardji.

Saat ini, Bhayangkara FC masih terus berburu pemain untuk meningkatkan kualitas tim menghadapi musim depan. Tak hanya itu, tim kebanggaan institusi Polri ini juga terancam ditinggalkan oleh pelatihnya, Simon Mcmenemy, yang dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan timnas Indonesia dan Bali United.

Padahal, Bhayangkara FC berpeluang untuk tampil pada Piala AFC 2019 andai Persija Jakarta mampu menembus Liga Champions Asia 2019. Tentu ini menjadi pekerjaan tak mudah bagi manajemen jika kehilangan sosok Simon yang telah mempersembahkan gelar juara Liga 1 2017, begitu pula dengan Paulo Sergio yang berpredikat pemain terbaik Liga 1 2017. (Nungki Nugroho)




Close Ads X