Kompas.com - 15/12/2018, 23:56 WIB
Sebelumnya, tiket final juga sudah direbut UPI berkat kemenangan mengesankan atas Universitas Islam Riau (UIR) yang ditekuk 5-0, tanpa balas. Sebelumnya, tiket final juga sudah direbut UPI berkat kemenangan mengesankan atas Universitas Islam Riau (UIR) yang ditekuk 5-0, tanpa balas.


JAKARTA, Kompas.com - Tim putri Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Pendidikan Indonesia  (UPI) Bandung kembali bertemu di laga puncak cabang futsal Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal Nationals 2018. Ini menjadi pertemuan beruntun yang terjadi sejak tahun 2014

Kepastian pertemuan dua rival abadi ini terjadi setelah mereka sukses menghentikan lawan-lawannya di babak semifinal, Sabtu (15/12/2018).

UNJ tampil ke puncak setelah menghentikan perlawanan sengit Univ. Negeri Yogyakarta (UNY).  Bahkan tim kampus ibu kota ini harus melewati babak perpanjangan waktu untuk bisa memetik kemenangan tipis dengan skor 2-1.

Duel yang digelar di GOR Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Bekasi, ini, berlangsung ketat sepanjang laga. Kedua kubu mengandalkan pertahanan tangguh untuk membuat lawan berkesulitan mencetak gol.

Skor kacamata mengakhiri babak pertama. Begitu juga akhir babak kedua.  Tiga menit memasuki waktu ekstra pertama, UNJ besutan Nur Fitranto mematahkan kebuntuan. Nilam Gita Cahyadiani (9) menuntaskan aksinya melewati lawan dengan gol tembakan dari titik tak jauh dari lingkaran pertahanan UNY.

Di menit terakhir perpanjangan waktu pertama, UNJ yang berkostum hijau bisa menggadankan keunggulan. Mei Rina Bella (10) menjebol gawang UNY setelah menerima bola kick-in Sulastri Sinaga (8).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya UNY mencetak gol mendapatkan  hasil di menit terakhir perpanjangan waktu kedua. Ismi Nur Adizah (13) yang menjadi kiper terbang bisa mempersempit ketertinggalan juara LIMA Futsal CJYC itu. Namun, UNY tak bisa menambah perbendaharaan gol.

"Pada 2x20 kami sudah bisa menahan imbang. Namun, sekali lagi kami mengalami masalah stamina hingga membuat fokus kami terpecah. Dua kali blunder membuat kami kemasukan 2 gol. Segi stamina masih harus dibenahi lagi. Kami akan mempersiapkan lebih baik lagi. Kami akan membenahi pertahanan dan fokus di menit-menit akhir karena selalu kecolongan di saat-saat itu. Menghadpi UIR, kami akan meredam set piece mereka. Kami 100 persen siap," ucap Sigit Dwi Andrianto, pelatih UNY.

"Alhamdulillah kami menang dan lolos kembali ke grand final. Anak-anak sempat tegang saat ditahan sampai 2x20. Akan tetapi, mental, dan semangat para pemain dan ofisial bisa membuat kami memecahkan kebuntuan," ujar pelatih UNJ, Muhammad Miftahul Ikhsan.

"Kami akan menghadapi UPI kembali di final. Motivasi kami untuk dapat menang kali ini mesti lebih besar setelah beberapa tahun terakhir harus selalu mengakui keunggulan UPI," lanjutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.