Liverpool, Man City, dan Spurs Kompak Tidak Belanja di Bursa Januari

Kompas.com - 15/12/2018, 20:00 WIB
Dejan Lovren mengawal Raheem Sterling pada laga Liverpool vs Manchester City di Stadion Anfield dalam lanjutan Premier League, 7 Oktober 2018. AFP/PAUL ELLIS Dejan Lovren mengawal Raheem Sterling pada laga Liverpool vs Manchester City di Stadion Anfield dalam lanjutan Premier League, 7 Oktober 2018.

KOMPAS.com - Liverpool, Manchester City, dan Tottenham Hotspur kemungkinan tidak akan menambah pemain pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang. Hal ini diungkapkan oleh pelatih ketiga tim tersebut.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dengan tegas menyebut timnya tidak akan belanja pemain meski kini sedang menghadapi badai cedera.

Hingga saat ini, Man City harus kehilangan tujuh pemain, termasuk David Silva, Fernandinho, dan juga Sergio Aguero. Melihat situasi ini, Guardiola masih yakin bisa tetap kompetitif dengan skuad yang ada.

"Tidak, kami tidak akan (belanja pemain). Kami tidak akan mengeluarkan uang (di bulan Januari). Saya puas dengan skuad ini. Para pemain yang cedera akan segera kembali," kata Guardiola dikutip dari situs web ESPN, Sabtu (15/12/2018).

Tidak seperti biasanya, Man City sangat pasif dalam bursa transfer musim ini. Di bursa musim panas lalu, Man City juga hanya mendatangkan satu pemain, Riyad Mahrez.

Hal ini kemungkinan dampak dari investigasi UEFA terhadap Man City yang dikabarkan melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Baca juga: Wonderkid Ajax Amsterdam Pilih Gabung PSG daripada Manchester City

Di sisi lain, pelatih Liverpool, Juergen Klopp, juga menyatakan hal serupa. Klopp merasa tidak perlu membeli pemain karena kedalaman skuad Liverpool dirasa sudah cukup.

"Sekarang kami kehilangan dua bek tengah. Apakah kami akan melakukan sesuatu? Sepertinya tidak, karena mereka absen tidak lama. Kami tidak akan berbuat sesuatu di bursa transfer (Januari 2019)," ujar Klopp dikutip dari situs web Goal.

Selain karena yakin dengan skuad yang ada, menyeimbangkan neraca keuangan bisa jadi alasan Liverpool tidak belanja pemain Januari nanti.

Untuk diketahui, Liverpool menjadi tim Liga Inggris yang paling boros pada bursa transfer musim panas lalu. Total 170,8 juta pounds (setara Rp 3 triliun) dikeluarkan Liverpool untuk mendatangkan empat pemain.

Baca juga: Resmi, Liverpool Perpanjang Kontrak Joe Gomez hingga 2024

Tim terakhir yang kemungkinan tidak akan belanja pada Januari 2019 adalah Tottenham Hotspur. Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, merasa sangat sulit mendatangkan pemain berkualitas di tengah musim.

"Saya tahu dengan baik Januari pasti selalu sulit untuk mendatangkan pemain. Terkadang lebih baik tidak belanja pemain jika Anda tidak menemukan pemain yang tepat," kata Pochettino dikutip dari situs web Sky Sports.

Jika benar tidak belanja pemain pada Januari nanti, Spurs sudah puasa dalam dua bursa transfer. Spurs menjadi satu-satunya tim Liga Inggris yang tidak mengeluarkan uang untuk mendatangkan pemain anyar awal musim ini.

Pembangunan stadion baru disebut-sebut menjadi faktor pasifnya Tottenham di bursa transfer.

Baca juga: Siapkan Rp3,6 Triliun, Barcelona Ancang-ancang Tebus Harry Kane

Meski begitu, pernyataan tiga pelatih ini masih harus dibuktikan hingga penutupan bursa transfer musim dingin 31 Januari mendatang.

Pasalnya, peraturan baru diterapkan UEFA di musim ini. Peraturan tersebut adalah sebuah tim boleh mendaftarkan pemain baru untuk Liga Champions meskipun sudah bermain dengan tim lain pada fase grup.

Peraturan ini tentunya bisa dimanfaatkan Liverpool, Man City, dan Tottenham yang menjadi tiga tim peserta babak 16 besar Liga Champions musim ini.



Close Ads X