Guardiola Yakin Manchester City Tidak Langgar Aturan FFP - Kompas.com

Guardiola Yakin Manchester City Tidak Langgar Aturan FFP

Kompas.com - 05/12/2018, 19:30 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengamati penampilan anak asuhnya melawan Huddersfield Town pada laga pekan ke-37 Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (6/5/2018) malam WIB.
OLI SCARFF / AFP Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengamati penampilan anak asuhnya melawan Huddersfield Town pada laga pekan ke-37 Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (6/5/2018) malam WIB.

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, yakin tuduhan pelanggaran aturan financial fair play (FFP) kepada timnya tidak terbukti.

Saat ini, UEFA sedang melakukan investigasi terkait kemungkinan pelanggaran FFP oleh Man City. Beredar kabar Man City bisa saja didiskualifikasi dari Liga Champions musim depan andai terbukti melanggar.

Menangapi hal ini, Guardiola tidak mempermasalahkan investigasi UEFA karena memang sudah menjadi tugas dan kewenangan. Guardiola yakin tuduhan itu tidak terbukti.

"UEFA melakukan apa yang harus dilakukan (investigasi). Jika mereka menemukan sesuatu, klub akan memberi pernyataan dan saya menyukai ini karena sudah tahu bagaimana akhir ceritanya," kata Guardiola dikutip dari situs web Goal, Rabu (5/12/2018).

"Saya percaya kepada klub dan organisasi kami. Jika ada sesuatu yang salah, mereka akan berbicara," ujar Guardiola.

Baca juga: Ungkapan Terima Kasih Pep Guardiola untuk Liverpool

Isu mengenai pelanggaran FFP oleh PSG dan Man City kembali mencuat setelah munculnya artikel-artikel dari Der Spiegel maupun MediaPart.

Kedua media itu memublikasikan temuan Football Leaks yang mengklaim bahwa klub-klub seperti PSG dan Man City telah mengakali peraturan FFP.

Man City dan PSG merupakan dua tim yang tidak pernah lepas dari dugaan pelanggaran FFP sejak peraturan ini diberlakukan 2011 lalu.

Baca juga: Pep Guardiola Berperan Besar bagi Sergio Busquets

Bagaimana tidak, sejak dibeli pengusaha kaya asal Timur Tengah, PSG, dan Man City seperti tidak kehabisan uang untuk belanja pemain.

Akibat melanggar FFP, Manchester City dan PSG pernah satu kali dihukum UEFA pada 2014 lalu.

Kedua tim itu mendapatkan sanksi denda uang dan hanya boleh mendaftarkan 21 pemain di Liga Champions.



Close Ads X