Bale Kesal Gol Saltonya di Final Liga Champions Tak Jadi Gol Terbaik

Kompas.com - 04/12/2018, 21:40 WIB
Pemain Real Madrid Gareth Bale (kanan) melakukan tendangan yang berujung gol saat laga final Liga Champions 2018 antara Real Madrid kontra Liverpool, di Stadion NSK Olimpiyskiy di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) waktu setempat. Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions 2018 seusai menang 3-1 atas Liverpool.AP PHOTO/SERGEI GRITS Pemain Real Madrid Gareth Bale (kanan) melakukan tendangan yang berujung gol saat laga final Liga Champions 2018 antara Real Madrid kontra Liverpool, di Stadion NSK Olimpiyskiy di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) waktu setempat. Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions 2018 seusai menang 3-1 atas Liverpool.

MADRID, KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid Gareth Bale masih kesal karena gol saltonya tak meraih Puskas Award 2018.

Gol yang dimaksud adalah salah satu gol Bale ke gawang Liverpool di Final Liga Champions 2018.

Berdasarkan polling yang dilakukan fans, gol terbaik peraih Puskas Award 2018 jatuh pada gol penyerang Liverpool, Mohammed Salah, saat laga derbi Merseyside melawan Everton.

"Sejujurnya saya terkejut soal itu. Apa yang bisa Anda katakan? (keputusan) itu membuat penghargaan ini terlihat kecil. Walau memang gol yang dicetak Salah adalah gol hebat," kata Bale dikutip dari laman FourFourTwo, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Gareth Bale Hampir Selevel dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Mohamed Salah mendapat Puskas Award 2018 dalam The Best FIFA Football Awards yang berlangsung di London, 24 September 2018. AFP/BEN STANSALL Mohamed Salah mendapat Puskas Award 2018 dalam The Best FIFA Football Awards yang berlangsung di London, 24 September 2018.

Menurut Bale, gol yang dicetaknya ke gawang Liverpool merupakan hasil insting pesepak bola. Ia menilai melakukannya dalam posisi yang tepat, gerakan kaki yang benar dan tendangan sempurna.

Oleh karena itu, dalam laga tersebut, Bale yakin bola akan masuk, kecuali bila kiper Liverpool Loris Karius sanggup melakukan penyelamatan luar biasa.

"Saya pikir Anda harus mengatakannya (itu gol terbaik saya). Saya jarang melakukannya. Saya pernah sekali melakukannya di final Copa del Rey melawan Barcelona (tahun 2014)"

"Tapi yang ini di panggung besar, Liga Champions, dan secara teknik itu harusnya bisa menang. Saya harus katakan itu yang terbaik," ucap pemain asal Wales ini.

Baca juga: Mohamed Salah Raih Puskas Award Berkat Gol ke Gawang Everton




Close Ads X